Berita  

BRIN Kembangkan CARRIE, Robot Otonom Cerdas untuk Distribusi Barang di Industri Modern

BRIN menghadirkan CARRIE, robot otonom cerdas untuk pengantaran barang di lingkungan industri kompleks dengan medan sulit, navigasi adaptif, dan sistem kolaboratif manusia-mesin.

CARRIE menjadi inovasi terbaru yang dikembangkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk menjawab tantangan distribusi dan pemindahan barang di lingkungan industri yang semakin kompleks.
CARRIE menjadi inovasi terbaru yang dikembangkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk menjawab tantangan distribusi dan pemindahan barang di lingkungan industri yang semakin kompleks.

Setiap perubahan jalur membutuhkan penyesuaian ulang, baik secara fisik maupun sistem, yang berdampak pada waktu henti operasional dan biaya tambahan. Dalam jangka panjang, hal ini dapat menghambat fleksibilitas industri dalam beradaptasi dengan kebutuhan produksi yang terus berkembang.

CARRIE sebagai Alternatif yang Lebih Adaptif

Berbeda dengan guided vehicle konvensional, CARRIE dirancang untuk beroperasi tanpa bergantung pada jalur fisik. Robot ini memanfaatkan teknologi pemetaan lingkungan dan navigasi otonom, sehingga mampu menyesuaikan rute secara real-time sesuai kondisi lapangan.

Pendekatan ini menjadikan CARRIE lebih fleksibel dan relevan untuk diterapkan di lingkungan industri modern yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan adaptabilitas tinggi.

Baca Juga  Dolby Vision Disney+ Menghilang Mendadak, Pelanggan Eropa Dirugikan?

Desain Mekanik Adaptif untuk Medan Sulit

Platform Mekanik dengan Mekanisme Swing Arm

Salah satu keunggulan utama CARRIE terletak pada desain mekaniknya yang adaptif. Robot ini menggunakan mekanisme swing arm yang menggabungkan dua platform dengan free rotation joint. Desain tersebut memungkinkan setiap bagian platform menyesuaikan diri secara independen mengikuti kontur permukaan lantai.

Dengan pendekatan ini, CARRIE dapat tetap stabil saat melintasi medan miring, gundukan, speed bump, maupun permukaan tidak rata yang umum ditemui di area industri.

Stabilitas dan Keamanan Saat Membawa Muatan

Stabilitas menjadi faktor krusial dalam pengantaran barang, terutama ketika robot membawa muatan dengan bobot tertentu. Desain mekanik adaptif CARRIE memastikan distribusi beban tetap seimbang, sehingga risiko tergelincir atau kehilangan kendali dapat diminimalkan.

Baca Juga  Ambisi Baru Elon Musk: Ponsel Terhubung Starlink Disebut Sedang Disiapkan

Roni menyebut bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam perancangan CARRIE, baik untuk melindungi muatan, robot itu sendiri, maupun manusia yang berada di sekitarnya.

Sistem Navigasi Otonom Berbasis Kecerdasan Buatan

Algoritma Perencanaan Jalur yang Efisien

Dari sisi kecerdasan sistem, CARRIE dibekali algoritma optimasi perencanaan jalur yang mampu menentukan rute paling aman dan efisien berdasarkan peta lingkungan. Algoritma ini memungkinkan robot untuk menghindari rintangan, memilih jalur alternatif, serta menyesuaikan kecepatan sesuai kondisi medan.

Pendekatan ini menjadikan CARRIE mampu beroperasi secara mandiri tanpa pengawasan terus-menerus, sekaligus menjaga efisiensi waktu pengantaran.

Persepsi Lingkungan Real-Time dengan Sensor LiDAR

Untuk mendukung navigasi otonom, CARRIE dilengkapi sensor LiDAR yang berfungsi mendeteksi lingkungan sekitar secara real-time. Sensor ini memungkinkan robot mengenali rintangan, objek bergerak, serta perubahan kondisi di jalur operasionalnya.

Baca Juga  Ledakan Pertumbuhan Pengguna ChatGPT 2025: Fakta Mengejutkan dari Korea Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *