Un revendeur libyen, installé à Tripoli, avait commandé ces téléphones en 2010, mais n’a reçu sa livraison qu’en 2026. pic.twitter.com/0SoXaMCK7w
— Renard Jean-Michel (@Renardpaty) January 8, 2026
Dulu Modern, Kini Jadi Barang Koleksi
Nokia Pernah Menguasai Pasar Ponsel Global
Jika dilihat dari sudut pandang teknologi saat ini, ponsel-ponsel tersebut jelas sudah tertinggal jauh. Namun pada tahun 2010, perangkat itu berada di puncak popularitas. Nokia saat itu masih menjadi salah satu raksasa industri ponsel dunia, sebelum dominasi smartphone layar sentuh mengambil alih pasar.
Model seperti Nokia N95, yang pertama kali dirilis pada 2006, dikenal luas sebagai ponsel premium di masanya. Perangkat ini dibekali kamera 5 megapiksel dengan lensa Zeiss, desain dual-slider, serta kemampuan multimedia yang tergolong canggih untuk era tersebut. Sementara Nokia 5300 juga populer di kalangan anak muda berkat desainnya yang stylish dan fokus pada fitur musik.
Kini, ponsel-ponsel tersebut justru dipandang sebagai HP klasik yang memiliki nilai nostalgia dan koleksi, terutama bagi penggemar sejarah teknologi.
Konflik Libya Jadi Penyebab Utama Keterlambatan
Bukan Salah Kurir, Tapi Situasi Negara
Pertanyaan besar yang kemudian muncul adalah bagaimana sebuah paket bisa tertahan hingga 16 tahun. Berdasarkan laporan yang beredar, keterlambatan ekstrem ini bukan disebabkan kesalahan kurir atau sistem pengiriman yang lalai.
Penyebab utamanya berkaitan dengan konflik berkepanjangan di Libya yang pecah pada awal 2011. Ketidakstabilan politik dan keamanan membuat berbagai aktivitas ekonomi dan distribusi barang terhenti atau terganggu dalam jangka panjang.








Response (1)