Armada otonom ini diluncurkan secara bertahap di bawah pengawasan RTA. Gelombang pertama mencakup 100 kendaraan yang langsung diintegrasikan ke dalam jaringan transportasi Dubai, menurut laporan Gulf News.
Integrasi dengan Uber dan Target Armada 1.000 Unit
Jangkauan layanan ini akan segera meluas. Pengguna dapat memesan robotaxi Apollo Go melalui aplikasi Uber di lokasi-lokasi yang telah ditentukan — kelanjutan dari kolaborasi kedua perusahaan yang pertama kali diumumkan di Dubai pada Februari 2026. Kemitraan ini sendiri merupakan perpanjangan dari kesepakatan global yang lebih luas yang dibentuk pada Juli 2025.
Target skala armada juga ambisius. Baidu menyatakan rencana untuk menambah jumlah kendaraan otonom di Dubai hingga melampaui 1.000 unit dalam beberapa tahun ke depan. Angka ini selaras dengan target kota Dubai untuk menjadikan 25 persen dari seluruh perjalanan transportasi bersifat cerdas dan tanpa pengemudi pada tahun 2030.
20 Juta Perjalanan Global, Abu Dhabi Sudah Lebih Dahulu
Dubai bukan satu-satunya ekspansi Apollo Go di kawasan Teluk. Pada Januari 2026, platform ini telah meluncurkan operasi komersial otonom penuh di Abu Dhabi melalui kemitraan dengan AutoGo yang berbasis di Uni Emirat Arab, dimulai dari Pulau Yas dengan rencana perluasan ke seluruh emirat.
Secara global, Apollo Go mencatat pencapaian signifikan: lebih dari 20 juta perjalanan telah diselesaikan di seluruh dunia hingga Februari 2026. Angka ini menempatkan Baidu sebagai salah satu operator robotaxi dengan rekam jejak operasional terbesar di luar Amerika Serikat.
London Masuk Radar: Kemitraan dengan Uber dan Lyft
Ekspansi Apollo Go tidak berhenti di Teluk Persia. Baidu telah bermitra dengan Uber dan Lyft untuk membawa uji coba robotaxi ke London, menurut laporan The Wall Street Journal.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.







