Pada tahun 1993, Tim Berners-Lee dan CERN membuat keputusan bersejarah: menjadikan HTML dan WWW sebagai teknologi terbuka (open standard). Keputusan ini meningkatkan Trustworthiness internet, karena siapa pun dapat mengembangkan dan menggunakannya tanpa monopoli.
Evolusi HTML: Dari Dokumen Teks ke Aplikasi Web
HTML terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman:
- HTML 1–3: Digunakan untuk dokumen sederhana
- HTML 4: Mendominasi era 1990–2000-an
- HTML5: Standar modern yang mendukung video, audio, canvas, dan aplikasi web
HTML5 memungkinkan website menjadi:
- Lebih interaktif
- Lebih cepat
- Lebih ramah perangkat mobile
Meski kini tampilan website dipercantik dengan CSS dan interaksi ditangani JavaScript, HTML tetap menjadi struktur utama yang menopang semuanya.
Pandangan Ahli: Mengapa HTML Tak Tergantikan?
Para pakar web development sepakat bahwa HTML adalah fondasi abadi internet. Ia memastikan:
- Aksesibilitas untuk semua pengguna
- Kompatibilitas lintas perangkat
- Struktur yang dipahami mesin pencari
Tanpa HTML, teknologi canggih seperti e-commerce, media sosial, dan aplikasi web modern tidak akan berfungsi secara sistematis.
Kesimpulan: Warisan Digital yang Menghubungkan Dunia
Asal usul HTML adalah kisah tentang bagaimana solusi sederhana dari seorang ilmuwan mampu mengubah peradaban digital. Dari catatan riset di CERN hingga miliaran website di seluruh dunia, HTML menjadi jembatan utama pertukaran informasi global.
HTML bukan sekadar kode. Ia adalah bahasa universal internet, warisan intelektual yang memastikan dunia tetap terhubung di era digital—hari ini, dan untuk masa depan.







