Apple Watch Resmi Hadirkan Fitur Deteksi Hipertensi Global, Indonesia Masuk Daftar

Apple Watch memperluas fitur pemantauan tekanan darah tinggi ke 170 negara termasuk Indonesia, membantu deteksi hipertensi secara pasif dan dini.

Apple Watch perluas fitur pantau tekanan darah tinggi secara signifikan dengan menghadirkannya ke 170 negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Apple Watch perluas fitur pantau tekanan darah tinggi secara signifikan dengan menghadirkannya ke 170 negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Hipertensi dikenal sebagai silent killer karena sering tidak disadari hingga memicu komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, atau gagal ginjal. Dengan notifikasi dini, pengguna memiliki kesempatan untuk melakukan pemeriksaan medis sebelum kondisi berkembang lebih jauh.

Laporan Kesehatan yang Mudah Dibagikan

Salah satu keunggulan pendekatan Apple adalah kemudahan integrasi data kesehatan. Laporan PDF yang dihasilkan dapat dibagikan langsung kepada dokter atau tenaga medis, sehingga memudahkan proses konsultasi dan tindak lanjut.

Hal ini memperkuat posisi Apple Watch sebagai alat pendukung keputusan medis, bukan sekadar perangkat gaya hidup.

Ketersediaan Perangkat yang Mendukung

Model Apple Watch yang Kompatibel

Saat ini, fitur Hypertension Notifications hanya tersedia pada model Apple Watch tertentu. Perangkat yang didukung mencakup Apple Watch Series 9, Series 10, Series 11, serta Apple Watch Ultra 2 dan Ultra 3.

Baca Juga  Terungkap! Kacamata Pintar AI China Mampu Bayar Hanya dengan Tatap QR Code

Apple menyatakan bahwa keterbatasan ini berkaitan dengan kemampuan sensor dan pemrosesan data yang dibutuhkan untuk memastikan akurasi hasil analisis.

Rencana Perluasan ke Model Lain

Meski demikian, Apple telah mengisyaratkan rencana untuk memperluas dukungan fitur ini ke seluruh model Apple Watch non-SE di masa mendatang. Langkah ini menunjukkan bahwa Apple berupaya membuat fitur kesehatan canggih lebih inklusif bagi basis pengguna yang lebih luas.

Ekspansi perangkat juga sejalan dengan target Apple untuk mendeteksi lebih dari satu juta orang dengan hipertensi yang sebelumnya tidak terdiagnosis di seluruh dunia.

Validasi Regulasi dan Keamanan Data

Persetujuan Regulator di Berbagai Negara

Ekspansi fitur kesehatan ke ratusan negara tentu membutuhkan proses regulasi yang ketat. Apple menegaskan bahwa fitur Hypertension Notifications telah melalui validasi keamanan dan akurasi yang menyeluruh.

Baca Juga  Catat Tanggalnya! Kapan Oppo Reno 15 Rilis

Di Amerika Serikat, algoritma ini telah mendapatkan persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA). Di negara lain, Apple bekerja sama dengan regulator lokal untuk memastikan kepatuhan terhadap standar kesehatan dan perlindungan konsumen.

Komitmen terhadap Privasi Pengguna

Selain akurasi, Apple juga menekankan pentingnya perlindungan data kesehatan pengguna. Semua data yang dikumpulkan oleh Apple Watch dienkripsi dan disimpan secara aman, dengan kontrol penuh berada di tangan pengguna.

Pendekatan ini memperkuat kepercayaan publik terhadap Apple sebagai penyedia teknologi kesehatan yang bertanggung jawab.

Manfaat Langsung bagi Pengguna Apple Watch

Deteksi Dini dan Pencegahan Komplikasi

Bagi pengguna Apple Watch, kehadiran fitur ini membawa manfaat nyata. Dengan pemantauan tekanan darah tinggi yang lebih mudah, pengguna dapat mengambil langkah preventif lebih awal, seperti mengubah pola hidup, mengatur pola makan, atau berkonsultasi dengan tenaga medis.

Baca Juga  Mengguncang Pasar! Samsung Galaxy Z TriFold Hadir dengan Layar 10 Inci dan Kamera 200MP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *