Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Aperture Variabel iPhone 18 Pro: Sunny Optical dan LG Innotek Sudah Mulai Produksi

2 menit baca

INFO TEKNO> Lini iPhone 18 Pro kini selangkah lebih dekat ke realita. Para pemasok utama Apple dilaporkan telah memulai produksi komponen sistem kamera aperture variabel yang dijadwalkan hadir pada iPhone 18 Pro dan Pro Max, dengan target peluncuran September 2026.

Rantai Pasokan Mulai Bergerak

Laporan yang muncul pada 16 April 2026 mengungkap bahwa produsen dari Tiongkok dan Korea Selatan sudah meningkatkan kapasitas perakitan komponen secara signifikan. Dua nama besar mendominasi rantai pasokan ini: Sunny Optical dari Tiongkok dan LG Innotek dari Korea Selatan.

Sunny Optical menjadi pemasok utama yang pertama bergerak. Perusahaan berbasis Tiongkok itu telah memulai produksi aktuator — komponen mekanis inti yang berfungsi menggerakkan elemen lensa untuk menyesuaikan bukaan diafragma secara fisik. Tanpa aktuator berkualitas tinggi, seluruh mekanisme aperture variabel tidak akan bisa berjalan.

Sementara itu, produksi modul kamera secara keseluruhan dijadwalkan berlangsung di fasilitas LG Innotek di Gumi, Korea Selatan. Berdasarkan laporan ETNews, jadwal produksi modul itu diperkirakan berlangsung antara Juni hingga Juli 2026.

Pernyataan Resmi dari Pelaku Industri

Seorang pejabat industri yang mengetahui langsung perkembangan ini menyatakan, “Produsen aktuator baru-baru ini mulai memproduksi komponen, dan LG Innotech akan mulai memproduksi modul kamera sekitar bulan Juni hingga Juli tahun ini,” seperti dikutip 9to5Mac.

Pernyataan ini mengonfirmasi bahwa jadwal produksi sudah on-track dan tidak ada keterlambatan signifikan yang dilaporkan dari sisi pemasok utama hingga saat ini.

Apa Itu Aperture Variabel dan Mengapa Ini Penting?

Selama beberapa generasi terakhir, lini iPhone Pro menggunakan aperture tetap ƒ/1.78. Nilai ini tidak berubah, artinya jumlah cahaya yang masuk ke sensor selalu konstan — pengguna tidak punya kendali fisik atas kedalaman bidang atau eksposur secara mekanis.

Aperture variabel mengubah paradigma itu.

Dengan sistem baru ini, lensa dapat menyesuaikan bukaan diafragma secara nyata. Ketika aperture diperlebar, lebih banyak cahaya masuk ke sensor — ideal untuk kondisi minim cahaya. Ketika aperture dipersempit, depth of field menjadi lebih dalam — membuat lebih banyak elemen dalam bingkai tampak tajam sekaligus. Ini memberikan kontrol fotografi yang selama ini hanya tersedia di kamera mirrorless dan DSLR.

Dalam konteks smartphone, ini adalah lompatan teknis yang cukup berarti secara arsitektur perangkat keras.

Largan Precision Menolak, Prioritas Bergeser ke CPO

Menariknya, tidak semua pemasok mengikuti langkah Sunny Optical. Largan Precision — produsen lensa asal Taiwan

· · · · · · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *