Jika hal ini terjadi, maka aset digital yang tersimpan dalam jaringan Bitcoin berpotensi dicuri oleh pihak yang memiliki akses ke teknologi tersebut.
Kapan Ancaman Ini Diperkirakan Terjadi?
Masih dalam Tahap Pengembangan
Laporan ARK Invest menegaskan bahwa ancaman ini belum terjadi dalam waktu dekat. Saat ini, teknologi komputer kuantum masih berada dalam tahap pengembangan yang dikenal sebagai NISQ (Noisy Intermediate-Scale Quantum).
Pada tahap ini, komputer kuantum baru memiliki sekitar 100 qubit logis, jauh dari jumlah sekitar 2.330 qubit logis yang diperkirakan dibutuhkan untuk membobol sistem kriptografi Bitcoin.
Tidak Ada Ancaman Instan atau “Q-Day”
ARK Invest juga menekankan bahwa kemungkinan terjadinya kegagalan sistem secara mendadak atau yang disebut “Q-Day” sangat kecil. Perkembangan teknologi ini diprediksi berlangsung secara bertahap, sehingga memberikan waktu bagi komunitas pengembang untuk melakukan penyesuaian.
Siapa yang Mengungkap Ancaman Ini?
ARK Invest dan Cathie Wood
Laporan ini dirilis oleh ARK Invest, perusahaan manajemen aset yang dipimpin oleh Cathie Wood. Ia dikenal sebagai investor yang memiliki rekam jejak dalam memprediksi tren teknologi, termasuk investasi awal pada Bitcoin sejak 2015.
Pandangan dari ARK Invest sering menjadi acuan bagi investor institusional dalam menilai perkembangan aset digital.
Dukungan dari Tokoh Industri Kripto
Ancaman komputer kuantum juga diakui oleh sejumlah tokoh penting di industri kripto, seperti:
- Vitalik Buterin dari Ethereum
- Anatoly Yakovenko dari Solana
Keduanya menyatakan bahwa risiko tersebut nyata, meskipun belum menjadi ancaman langsung dalam waktu dekat.
Mengapa Komputer Kuantum Dianggap Berbahaya?
Kemampuan Komputasi yang Jauh Lebih Tinggi
Komputer kuantum bekerja dengan prinsip yang berbeda dari komputer klasik. Teknologi ini mampu memproses banyak kemungkinan secara simultan, sehingga dapat memecahkan masalah kompleks dengan lebih cepat.
Dalam konteks Bitcoin, kemampuan ini berpotensi digunakan untuk:
- Menurunkan kunci privat dari kunci publik
- Membobol sistem keamanan kriptografi
- Mengakses aset digital secara ilegal
Pertumbuhan Teknologi yang Cepat
Perkembangan komputer kuantum terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Meskipun saat ini belum mencapai tahap yang membahayakan, kemajuan teknologi ini diperkirakan akan terus berlanjut.
Bagaimana Tahapan Ancaman dan Solusinya?
Lima Tahap Perkembangan Ancaman Kuantum
Laporan ARK Invest membagi ancaman komputer kuantum terhadap Bitcoin menjadi lima tahap utama:
Tahap 0–1: Belum Ada Ancaman Nyata
Pada tahap awal, komputer kuantum belum memiliki kemampuan untuk memengaruhi sistem kriptografi.
Tahap 2–3: Ancaman Mulai Terlihat
Komputer kuantum mulai mampu meretas sistem kriptografi yang lebih lemah. Pada tahap ini, risiko terhadap Bitcoin mulai muncul.
Tahap 4: Ancaman Serius
Pada tahap ini, komputer kuantum mampu memecahkan kunci kriptografi lebih cepat dari waktu blok Bitcoin, yaitu sekitar 10 menit.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.







