Dari sisi grafis, prosesor ini dilengkapi GPU terintegrasi AMD Radeon™ 800M berbasis arsitektur RDNA™ 3.5. Kombinasi CPU dan GPU terbaru ini memungkinkan performa grafis yang mumpuni untuk gaming kasual, editing konten, hingga komputasi visual berbasis AI.
NPU XDNA™ 2 dengan Performa Hingga 50 TOPS
Keunggulan utama Ryzen™ AI 300 Series terletak pada Neural Processing Unit (NPU) berbasis arsitektur AMD XDNA™ 2. AMD menyebutkan bahwa generasi ketiga Ryzen AI ini menghadirkan performa hingga tiga kali lipat dibanding generasi sebelumnya dan hingga lima kali lipat dibanding NPU generasi pertama.
Dengan 50 TOPS, prosesor ini mampu menjalankan berbagai workload AI seperti:
- Generative AI untuk teks dan gambar
- Real-time translation
- Noise cancellation berbasis AI
- Efek kamera cerdas untuk konferensi video
- Copilot dan asisten AI berbasis Windows
Fitur Tambahan untuk Gaming dan Kreator
Ryzen™ AI 300 Series juga dilengkapi fitur AMD Fluid Motion Frames (AFMF) 2, yang dirancang untuk meningkatkan frame rate melalui teknik frame generation berbasis algoritma cerdas. Fitur ini memungkinkan pengalaman gaming yang lebih halus pada laptop tipis dan ringan tanpa GPU diskrit.
Selain itu, Variable Graphics Memory memungkinkan pengaturan VRAM terintegrasi hingga 24GB, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna kreatif yang bekerja dengan aplikasi grafis berat.
Ryzen™ AI Max Series: Laptop dengan Performa Setara Workstation
Hingga 16 Core Zen 5 dan 40 Unit Grafis RDNA™ 3.5
Bagi pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi, AMD menghadirkan Ryzen™ AI Max Series. Prosesor ini menawarkan konfigurasi hingga 16 core CPU Zen 5 dan 40 unit grafis RDNA™ 3.5 dalam satu paket sistem-on-chip untuk laptop portabel.
Kombinasi ini ditujukan untuk:
- Content creation tingkat lanjut
- Rendering 3D
- Pengolahan video resolusi tinggi
- Beban kerja AI skala besar
Ryzen™ AI Max+ 395 dan Dukungan Model AI Besar
Model tertinggi, Ryzen™ AI Max+ 395, diklaim sebagai prosesor PC AI konsumen pertama yang mampu menjalankan model OpenAI GPT-OSS 120B secara lokal. Kemampuan ini menandai lompatan besar dalam komputasi AI konsumen, karena model bahasa besar (Large Language Model/LLM) umumnya membutuhkan infrastruktur server kelas data center.
Prosesor ini mendukung memori terintegrasi hingga 128GB, dengan alokasi hingga 96GB untuk grafis. Konfigurasi tersebut memungkinkan pemrosesan model AI besar dan beban kerja kompleks langsung di perangkat laptop.







