Kehadiran ponsel yang terintegrasi langsung dengan Starlink diyakini dapat memperluas penetrasi layanan ini ke segmen pasar yang lebih luas, termasuk wilayah terpencil yang belum tersentuh jaringan seluler tradisional.
Ponsel Starlink: Fakta, Spekulasi, dan Pernyataan Elon Musk
Rencana lama yang kembali mencuat
Menurut tiga sumber yang dikutip Reuters, SpaceX sebenarnya telah memikirkan pengembangan perangkat seluler selama bertahun-tahun. Namun, proyek ini baru kembali menjadi sorotan publik setelah munculnya diskusi di platform X (dulu Twitter), ketika seorang pengguna menanyakan langsung kepada Elon Musk soal kemungkinan hadirnya ponsel Starlink.
Dalam salah satu unggahannya, Musk menyebut bahwa ponsel tersebut bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.
Konsep perangkat yang berbeda dari smartphone konvensional
Elon Musk menggambarkan perangkat tersebut sebagai sesuatu yang “sangat berbeda dari ponsel saat ini”. Ia menyebut ponsel itu akan dioptimalkan sepenuhnya untuk menjalankan jaringan neural (neural networks) dengan efisiensi daya maksimal.
Pernyataan ini memicu spekulasi bahwa ponsel Starlink mungkin akan memiliki kemampuan AI yang jauh lebih canggih dibandingkan smartphone pada umumnya, kemungkinan terintegrasi langsung dengan teknologi xAI.
Musk sempat bantah, namun tidak sepenuhnya menutup peluang
Menariknya, saat menanggapi laporan Reuters yang dibagikan ulang oleh pengguna X, Musk menyatakan bahwa saat ini SpaceX belum secara aktif mengembangkan ponsel. Meski begitu, ia tidak menutup kemungkinan bahwa form factor perangkat tersebut kelak akan sangat berbeda dari smartphone konvensional.







