DeepSeek V4 Siap Gunakan Chip Huawei, Sinyal Kemandirian AI China Menguat
INFO TEKNO> Model kecerdasan buatan V4 milik DeepSeek dilaporkan akan dijalankan menggunakan chip terbaru buatan Huawei Technologies. Informasi ini diungkap oleh The Information dalam laporan yang dirilis pada hari Jumat. Peluncuran model tersebut diperkirakan berlangsung dalam beberapa minggu ke depan.
Permintaan sudah bergerak. Cepat.
Sejumlah raksasa teknologi China—termasuk Alibaba, ByteDance, dan Tencent—telah memesan chip Huawei dalam jumlah besar, mencapai ratusan ribu unit. Langkah ini terjadi bahkan sebelum model resmi diluncurkan.
Persiapan Berbulan-Bulan untuk Pergeseran Strategis
Pengembangan V4 bukan sekadar pembaruan teknis. Ini manuver strategis.
Selama berbulan-bulan, DeepSeek mempersiapkan model ini sebagai etalase kemampuan perangkat keras dalam negeri. Targetnya jelas: mengurangi ketergantungan pada chip asal Amerika Serikat yang selama ini mendominasi industri AI global.
Arah tersebut konsisten. Tidak spontan.
Menyimpang dari Pola Industri Global
Akses Awal Ditutup untuk Nvidia dan AMD
Pada Februari, Reuters melaporkan bahwa DeepSeek mengambil langkah tidak lazim. Perusahaan menolak memberikan akses awal kepada Nvidia dan AMD untuk model V4.
Keputusan ini menyimpang dari praktik umum industri. Biasanya, produsen chip besar diberi waktu lebih awal untuk mengoptimalkan perangkat keras mereka terhadap model baru.
DeepSeek memilih jalur berbeda. Sengaja.
Prioritas untuk Huawei dan Cambricon
Sebaliknya, akses awal diberikan kepada Huawei dan Cambricon Technologies. Kedua perusahaan ini mendapatkan waktu tambahan untuk menyempurnakan performa chip mereka.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.







