Berita  

Samsung Tampilkan Startup Binaan C-Lab di CES 2026

Samsung menampilkan startup binaan C-Lab di CES 2026. Sebanyak 15 startup AI, robotika, dan kesehatan digital turut dipamerkan, dengan raihan 17 Innovation Awards.

Samsung Tampilkan Startup Binaan C-Lab di CES 2026. Credit: Samsung Newsroom
Samsung Tampilkan Startup Binaan C-Lab di CES 2026. Credit: Samsung Newsroom

Samsung Tampilkan Startup Binaan C-Lab di CES 2026

Samsung Electronics Co., Ltd. kembali menegaskan perannya sebagai penggerak inovasi global dengan menampilkan berbagai startup binaan program Creative Lab (C-Lab) di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026. Pameran teknologi terbesar di dunia ini akan berlangsung pada 6–9 Januari 2026 dan menjadi panggung strategis bagi startup untuk memperkenalkan solusi inovatif mereka ke pasar internasional.

Partisipasi Samsung di CES 2026 tidak hanya sekadar pameran teknologi, tetapi juga menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam membangun ekosistem inovasi berkelanjutan. Sejak pertama kali diluncurkan pada 2012, program C-Lab telah mendukung 959 proyek dan startup, mencakup berbagai sektor teknologi masa depan.

Area Khusus C-Lab di Eureka Park CES 2026

Pada CES 2026, Samsung akan menghadirkan area pameran khusus C-Lab yang berlokasi di Eureka Park, Venetian Expo. Area ini dikenal sebagai pusat berkumpulnya startup dari berbagai negara yang menampilkan teknologi mutakhir, mulai dari kecerdasan buatan (AI), robotika, hingga kesehatan digital.

Keberadaan zona khusus ini bertujuan untuk membantu startup binaan C-Lab melakukan validasi teknologi, menjajaki peluang bisnis global, serta membangun jejaring strategis dengan investor, mitra industri, dan pelaku teknologi dunia.

Menurut Byoung Chul Lee, Vice President and Head of the Creativity & Innovation Center Samsung Electronics, CES menjadi platform penting untuk mendorong akselerasi pertumbuhan startup. Ia menekankan bahwa meningkatnya partisipasi startup regional mencerminkan kematangan dan keberlanjutan ekosistem C-Lab yang terus berkembang.

Baca Juga  Mengapa China Sulit Memenangkan Revolusi Industri AI: Fakta, Data, dan Analisis Pakar

C-Lab Outside: 15 Startup AI, Robotika, dan Kesehatan Digital

Pada CES 2026, Samsung akan menampilkan 15 startup C-Lab dari berbagai jalur inkubasi. Startup tersebut terdiri dari delapan startup C-Lab Outside Samsung Electronics, empat startup dari Samsung Financial C-Lab Outside, dua proyek dari C-Lab Inside, serta satu startup hasil kolaborasi dengan Daegu Creative Economy Innovation Center.

Beragamnya latar belakang startup ini menunjukkan luasnya spektrum inovasi yang didorong Samsung, mulai dari solusi AI berbasis web, teknologi kesehatan digital, hingga pengembangan large language model multimodal yang dapat dijalankan secara on-device.

Ekspansi C-Lab ke Startup Regional Korea Selatan

Sejak 2023, Samsung memperluas jangkauan program C-Lab Outside ke berbagai daerah di Korea Selatan, seperti Daegu, Gwangju, dan Provinsi Gyeongbuk. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem startup regional tanpa harus memusatkan inovasi di Seoul.

Melalui pendekatan ini, startup mendapatkan fasilitas ruang kerja, pendampingan bertahap, serta kesempatan kolaborasi langsung dengan Samsung dan afiliasinya. Hingga kini, 40 startup regional telah dibina, membuka peluang lahirnya unicorn global dari daerah.

Baca Juga  Adobe Perkenalkan Era "Agentic AI" Lewat Firefly AI Assistant: Satu Perintah, Seluruh Ekosistem Kreatif Bergerak

Pada CES 2026, sebanyak tujuh startup regional akan berpartisipasi, menjadi jumlah terbesar sepanjang sejarah keikutsertaan C-Lab di CES.

Daftar Startup Regional C-Lab di CES 2026

Beberapa startup regional yang akan tampil antara lain:

  • Stress Solution (Gyeongbuk): Teknologi AI untuk suara terapi kesehatan mental yang dipersonalisasi.
  • Deepscent (Gwangju): Solusi aroma digital berbasis AI untuk berbagai ruang.
  • Elevenliter (Daegu): Diagnostik AI untuk penyakit progresif pada hewan peliharaan.
  • AunionAI (Gwangju): Platform dubbing dan subtitle multibahasa otomatis berbasis AI.
  • Repla (Gyeongbuk): Teknologi daur ulang plastik berbasis pemurnian enzim.
  • Univa (Daegu): Large language model multimodal berbasis on-device.
  • ai (Daegu CCEI): Solusi AI enterprise untuk produksi dan monetisasi video.

Salah satu startup yang mencuri perhatian adalah Repla, yang berhasil meraih CES 2026 Innovation Award berkat produk Puri-Checker, perangkat analisis komposisi plastik. CEO Repla, Dong-eun Seo, menyebut kolaborasi dengan Samsung sebagai peluang penting untuk menjawab tantangan global di bidang daur ulang plastik.

Proyek AI Internal dari C-Lab Inside Samsung

Selain startup eksternal, Samsung juga menampilkan proyek inovatif dari C-Lab Inside, program inkubasi internal yang telah berjalan sejak 2016. Dua proyek berbasis AI yang akan dipamerkan adalah:

  • ChronoMix: Solusi AI untuk komposisi video berbasis objek.
  • EZ Reco: Platform AI generatif yang merekomendasikan produk elektronik berdasarkan pengetahuan pakar.
Baca Juga  Anthropic Uji Coba Voice Mode di Claude Code, Fitur Perintah Suara untuk Pengembang Mulai Diluncurkan

Kedua proyek ini dinilai unggul dari sisi inovasi, kesiapan produk, dan potensi skalabilitas global.

Startup C-Lab Raih 17 CES 2026 Innovation Awards

Prestasi membanggakan kembali diraih startup binaan C-Lab dengan total 17 CES 2026 Innovation Awards, termasuk dua Best of Innovation Awards. Penghargaan tertinggi ini diraih oleh MangoSlab dan StudioLab, yang berasal dari C-Lab Inside sebelum menjadi startup independen.

Capaian ini menegaskan kekuatan strategi inovasi Samsung dalam melahirkan teknologi berdaya saing tinggi serta memperkuat posisi C-Lab sebagai salah satu program inkubasi korporasi paling berpengaruh di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *