Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Apple Tahan Harga Entry-Level iPhone 18 Pro di Tengah Badai Biaya Memori

2 menit baca

Analis: iPhone 18 Pro Dibanderol Mulai $1.099, Apple Tahan Harga Dasar

INFO TEKNO> Apple diprediksi akan menerapkan “strategi penetapan harga agresif” untuk iPhone 18 Pro dan Pro Max yang akan diluncurkan musim gugur ini, dengan harga dasar diproyeksikan tidak berubah dari generasi sebelumnya.

Pasar ponsel pintar global kini berada di bawah tekanan berat. Harga komponen memori melonjak, memaksa sejumlah produsen Android menyesuaikan banderol produk — bahkan mendorong beberapa segmen ponsel murah keluar dari jalur produksi.

Di tengah situasi itu, Apple justru bergerak ke arah berlawanan.

Prediksi Jeff Pu: “Strategi Penetapan Harga Agresif” untuk Model Dasar

Analis Jeff Pu dalam laporan risetnya menyebutkan bahwa Apple kemungkinan menggunakan “strategi penetapan harga agresif” untuk iPhone 18 Pro dan Pro Max, setidaknya untuk model dasar.

Istilah “agresif” di sini tidak berarti pemangkasan harga besar-besaran. Apple disinyalir akan menahan harga entry-level di angka yang setara dengan iPhone 17 Pro — sebuah posisi strategis yang terbilang berani ketika biaya produksi industri secara umum sedang merangkak naik.

Perkiraan Pu sejalan dengan laporan dari analis seperti Ming-Chi Kuo, yang sebelumnya mengemukakan bahwa Apple ingin mempertahankan harga model entry-level-nya sama seperti tahun lalu.

Dua analis dengan rekam jejak kuat memvalidasi arah yang sama. Ini bukan sekadar spekulasi.

Proyeksi Harga iPhone 18 Pro dan Pro Max 2025

Apple kemungkinan akan memasarkan iPhone 18 Pro dan Pro Max dengan harga masing-masing mulai dari 1.099 dolar AS (sekitar Rp19,1 juta) dan 1.199 dolar AS (sekira Rp20,8 juta).

Angka ini identik atau mendekati harga peluncuran generasi sebelumnya. Pada varian paling terjangkau, tidak ada kenaikan yang diproyeksikan.

Namun, satu pengecualian layak diperhatikan.

Apple berpeluang menaikkan harga pada model dengan kapasitas penyimpanan lebih tinggi. Varian 256 GB, 512 GB, atau 1 TB kemungkinan mengalami selisih harga yang lebih lebar dibanding generasi sebelumnya.

Cara Apple Menjaga Margin Tanpa Mengorbankan Harga Masuk

Dengan cara itu, Apple dapat menghindari penurunan margin yang lebih besar sambil mempertahankan harga yang konsisten untuk model yang paling terjangkau.

Pendekatan ini bukan pertama kali dipakai Apple. Perusahaan asal Cupertino itu sudah beberapa kali menerapkan mekanisme serupa: menahan harga entry-level demi mempertahankan daya tarik pasar, sekaligus mendongkrak pendapatan melalui segmen penyimpanan premium.

Dalam konteks pasar yang tertekan seperti sekarang, kalkulasi ini

· · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *