INFO TEKNO> Microsoft tengah merombak tampilan antarmuka Edge secara signifikan pada 2026, mengonvergensinya dengan desain visual Copilot yang selama ini dikenal dengan sudut membulat penuh dan estetika tombol bergaya iOS. Perubahan ini bukan sekadar kosmetik — ia mencerminkan reorganisasi internal Microsoft yang kini menempatkan Edge langsung di bawah kendali tim Microsoft AI.
Informasi ini pertama kali dikonfirmasi oleh sumber internal Microsoft kepada Windows Latest, yang juga mengamati langsung perubahan tersebut dalam pengujian langsung di versi stabil Edge.
Sudut Makin Bulat, Desain Makin “Copilot”
Perubahan paling kentara yang sudah terlihat di Edge versi stabil adalah evolusi sudut membulat (rounded corners) yang kini jauh lebih lembut, lebih penuh, dan lebih kontinyu dibanding sudut standar yang selama ini menjadi ciri khas antarmuka Windows 11.
Windows Latest mencatat bahwa efek visual baru ini menyebar ke seluruh elemen browser — mulai dari menu konteks hingga bagian-bagian dalam halaman Pengaturan. Pendekatan desain ini disebut menyerupai bentuk “pil”, di mana lengkungan diregangkan untuk menciptakan tampilan yang mengalir secara organik, alih-alih memotong sudut dengan tajam.
Asal-usul desain ini bukan misteri. Copilot telah lebih dulu mengadopsi visual yang lebih bulat dan penuh selama beberapa bulan terakhir — dan kini pendekatan serupa sedang diterapkan secara seragam ke Edge. Bahkan MSN, portal berita milik Microsoft, juga dilaporkan sedang menjalani pengujian desain yang sama.
Tombol Pengaktif Bergaya iOS Masuk ke Pengaturan Edge
Selain perubahan sudut, Windows Latest juga mengidentifikasi elemen desain baru yang lebih spesifik: tombol pengaktifan dan penonaktifan (toggle button) bergaya iOS yang kini mulai muncul di dalam pengaturan Edge — salah satunya dapat ditemukan di halaman pengaturan perlindungan pelacakan (tracking prevention).
Tombol-tombol semacam ini sudah lebih dulu hadir di antarmuka web Copilot. Kehadirannya di Edge menegaskan bahwa konvergensi visual antara kedua produk ini berlangsung secara terencana dan sistematis — bukan perubahan acak.
Edge Kini di Bawah Tim AI Microsoft
Konteks di balik perubahan desain ini menjadi lebih jelas ketika melihat reorganisasi struktur internal Microsoft yang baru-baru ini dilakukan. Microsoft Edge kini berada langsung di bawah naungan tim Microsoft AI — divisi yang sama yang memimpin perombakan desain Copilot dengan fokus pada visual yang lebih lembut, warna tombol ala iOS, dan tema gelap yang lebih nyaman secara visual.
Penggabungan garis komando ini menjelaskan mengapa Edge dan Copilot kini bergerak dalam arah estetika yang sama. Keduanya memang kini saling terhubung secara struktural: aplikasi Copilot untuk Windows 11 dikirimkan bersama salinan Edge pribadi yang tertanam di dalamnya.
Identitas Unik Edge Perlahan Terkikis
Di balik perubahan visual yang memang terlihat segar, ada tren yang lebih mengkhawatirkan bagi pengguna setia Edge: browser ini perlahan kehilangan identitas desainnya sendiri.
Beberapa tahun lalu, Edge dikenal sebagai salah satu browser dengan tampilan paling khas dan matang di antara peramban berbasis Chromium. Kini, menurut pengamatan Windows Latest, Edge justru semakin terlihat mirip Google Chrome — salah satu kompetitor utamanya.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.






