‘Trendslop’: Ketika Strategi AI Hanya Menjadi Rata-Rata Internet yang Terstruktur Rapi
INFO TEKNO> Industri pemasaran global tengah menghadapi paradoks baru: alat kecerdasan buatan (AI) yang seharusnya mendorong diferensiasi justru menghasilkan keseragaman massal. Fenomena ini kini memiliki nama — trendslop — sebuah istilah yang menggambarkan output AI yang koheren dan terstruktur, namun sama sekali kosong dari keunikan merek yang sesungguhnya.
Ben Crawford, salah satu pendiri firma strategi Brainwaves, menuliskan pengamatannya secara langsung atas gejala ini. Ia mendapati realitasnya sendiri di sebuah acara industri ketika duduk bersebelahan dengan seorang Chief Strategy Officer regional.
Pola yang Terlalu Mudah Ditebak
Saat keduanya mulai mengamati presentasi demi presentasi, Crawford mengaku dengan cepat bisa mengidentifikasi mana yang dibuat dengan bantuan AI. Polanya konsisten dan berulang: kalimat-kalimat pendek yang tersusun rapi, serta konstruksi narasi yang selalu membenturkan dua konsep berlawanan — kecepatan lawan kedalaman, skala lawan keahlian, data lawan kreativitas.
Ketegangan itu tidak hadir karena relevan dengan konteks merek. Ia hadir karena terdengar seperti strategi.
Masalahnya bukan pada teknologinya secara langsung. Large Language Model (LLM) serba guna memang dilatih untuk memberikan jawaban yang paling selaras secara statistik dengan pola dalam data pelatihannya — jawaban yang paling terasa masuk akal bagi mayoritas pengguna. Untuk tugas-tugas rutin bernilai rendah seperti merangkum riset, menyunting surat elektronik, atau menulis ulang judul, pendekatan itu bekerja dengan baik.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.







