Update Teknologi Global: Apple Rilis iOS 26.3.1, OpenAI Perkenalkan GPT-5.4 hingga TikTok Alami Gangguan
Info Tekno> Apple merilis iOS 26.3.1 sebagai bagian dari rangkaian pembaruan sistem operasi terbaru untuk perangkat iPhone, iPad, dan Mac. Pembaruan ini menghadirkan sejumlah peningkatan penting seperti perbaikan bug, peningkatan stabilitas sistem, serta dukungan yang lebih luas terhadap perangkat eksternal baru milik Apple.
Rilis sistem operasi tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam rangkuman berita teknologi global pada awal Maret. Selain pembaruan dari Apple, sejumlah perkembangan lain juga menarik perhatian industri teknologi, mulai dari langkah Google dalam mengatasi aplikasi yang menguras baterai Android, peluncuran model kecerdasan buatan terbaru GPT-5.4 oleh OpenAI, hingga laporan gangguan layanan TikTok di Amerika Serikat akibat masalah pada infrastruktur cloud Oracle.
Perkembangan tersebut menunjukkan bagaimana perusahaan teknologi besar terus berupaya meningkatkan performa perangkat lunak, memperkuat keamanan sistem, serta menghadirkan inovasi baru di bidang kecerdasan buatan dan layanan digital.
Apple Merilis iOS 26.3.1 untuk iPhone, iPad, dan Mac
Pembaruan Sistem Operasi Apple
Pembaruan iOS 26.3.1 yang dirilis Apple membawa sejumlah perubahan yang berfokus pada peningkatan stabilitas sistem dan kompatibilitas perangkat. Versi pembaruan ini juga tersedia untuk perangkat lain dalam ekosistem Apple, termasuk iPadOS dan macOS dengan nomor versi yang sama.
Apple menjelaskan bahwa pembaruan ini bertujuan memperbaiki beberapa masalah teknis yang sebelumnya ditemukan oleh pengguna pada perangkat iPhone, iPad, maupun Mac.
Selain perbaikan bug, iOS 26.3.1 juga memperluas dukungan sistem terhadap perangkat periferal baru yang akan diperkenalkan Apple dalam waktu dekat.
Dukungan untuk Studio Display Generasi Baru
Dalam catatan rilis resminya, Apple menyebut bahwa iOS 26.3.1 menambahkan kompatibilitas dengan dua perangkat layar eksternal terbaru, yaitu:
- Studio Display (2026)
- Studio Display XDR
Pembaruan ini muncul menjelang acara teknologi Apple yang dijadwalkan berlangsung pada minggu berikutnya, di mana perusahaan tersebut diperkirakan akan memperkenalkan generasi baru perangkat layar profesional.
Studio Display sendiri saat ini dijual dengan harga sekitar 1.599 dolar AS, menjadikannya salah satu monitor premium yang ditujukan bagi pengguna profesional di ekosistem Apple.
Fungsi Tambahan untuk Pengguna iPhone
Dengan dukungan layar eksternal tersebut, pengguna iPhone dapat menghubungkan perangkat mereka melalui port USB-C untuk menampilkan layar ponsel ke monitor yang lebih besar.
Ketika terhubung dengan Studio Display, iPhone juga dapat menggunakan berbagai periferal tambahan seperti:
- Keyboard USB-C
- Perangkat input eksternal lainnya
Hal ini memungkinkan perangkat iPhone digunakan secara lebih fleksibel untuk aktivitas kerja maupun hiburan.
Fokus Pembaruan pada Stabilitas Sistem
Apple juga menjelaskan bahwa pembaruan iOS 26.3.1 terutama difokuskan pada perbaikan bug serta peningkatan stabilitas sistem.
Menurut informasi yang tercantum pada halaman keamanan Apple, pembaruan ini tidak secara khusus mengungkapkan adanya kerentanan keamanan baru. Hal ini menunjukkan bahwa tujuan utama pembaruan adalah meningkatkan kompatibilitas perangkat dan memperbaiki masalah teknis yang telah dilaporkan sebelumnya oleh pengguna.
Google Tambahkan Peringatan Aplikasi Boros Baterai di Play Store
Fitur Baru untuk Pengguna Android
Sementara Apple merilis pembaruan sistem operasinya, Google juga menghadirkan fitur baru yang telah lama ditunggu pengguna Android.
Mulai 1 Maret, Google menambahkan sistem peringatan pada Google Play Store yang akan memberi tahu pengguna jika sebuah aplikasi berpotensi menguras daya baterai secara berlebihan.
Peringatan tersebut akan muncul dalam bentuk kotak informasi pada halaman aplikasi di Play Store sebelum pengguna mengunduh atau memasangnya.
Isi Peringatan dari Google
Dalam pengumuman yang dipublikasikan melalui Blog Pengembang Android, Google menjelaskan bahwa peringatan tersebut akan berbunyi:
“Aplikasi ini mungkin akan mengonsumsi daya baterai lebih banyak dari yang diharapkan karena aktivitas latar belakang yang tinggi.”
Tujuan fitur ini adalah membantu pengguna memahami dampak penggunaan aplikasi terhadap daya baterai perangkat mereka.
Penyebab Utama Pengurasan Baterai
Salah satu faktor yang menyebabkan aplikasi menguras baterai secara berlebihan adalah penggunaan mode partial wake lock.
Mode ini memungkinkan CPU ponsel tetap aktif meskipun layar perangkat dalam keadaan mati.
Secara teknis, fitur tersebut memang diperlukan untuk beberapa fungsi seperti:
- Sinkronisasi data
- Pemutaran audio
- Proses latar belakang tertentu
Namun Google mengakui bahwa sejumlah aplikasi memanfaatkan fitur ini secara berlebihan sehingga perangkat tidak dapat masuk ke mode tidur secara optimal.
Akibatnya, baterai ponsel menjadi lebih cepat habis meskipun tidak sedang digunakan secara aktif.
OpenAI Meluncurkan GPT-5.4 dengan Kemampuan Penalaran Tingkat Lanjut
Model AI Baru untuk Tugas Profesional
Pada 5 Maret, OpenAI mengumumkan peluncuran model kecerdasan buatan terbaru bernama GPT-5.4.
Model AI ini dirancang untuk mendukung berbagai tugas profesional dengan kemampuan penalaran, pemrograman, serta pengolahan dokumen yang lebih canggih dibandingkan generasi sebelumnya.
Pengembangan GPT-5.4 dibangun berdasarkan teknologi dari model sebelumnya yaitu GPT-5.3-Codex.
Versi GPT-5.4 Pro untuk Tugas Kompleks
Selain model utama, OpenAI juga memperkenalkan GPT-5.4 Pro, yaitu versi yang lebih kuat yang dirancang untuk menangani pekerjaan kompleks.
Model ini ditujukan untuk penggunaan profesional seperti:
- Analisis data
- Pemrograman perangkat lunak
- Otomasi alur kerja digital
Peningkatan Kinerja dalam Pengolahan Dokumen
OpenAI menyebutkan bahwa GPT-5.4 menghadirkan peningkatan signifikan dalam memproses berbagai jenis dokumen kerja, termasuk:
- Spreadsheet
- Presentasi
- Dokumen teks profesional
Model ini juga mendukung pemrosesan konteks yang lebih baik serta integrasi pencarian web yang lebih canggih.
Fitur GPT-5.4 Thinking di ChatGPT
Salah satu fitur menarik dari model ini adalah GPT-5.4 Thinking di dalam layanan ChatGPT.
Fitur tersebut memungkinkan AI untuk menyajikan proses penalaran atau argumen sebelum memberikan jawaban akhir.
Dengan pendekatan ini, pengguna dapat memahami bagaimana model AI menyusun jawaban dan bahkan menyesuaikan arahan selama proses respons berlangsung.
Hasil Pengujian Performa
Dalam pengujian standar industri, GPT-5.4 menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan versi sebelumnya.
Model ini mencapai tingkat kemampuan setara ahli pada 83% perbandingan dalam pengujian GDPval.
GDPval merupakan sistem evaluasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan model AI dalam menyelesaikan tugas dunia nyata dengan nilai ekonomi tinggi, bukan sekadar pengujian teori.
Selain itu, GPT-5.4 juga menunjukkan tingkat akurasi informasi yang lebih tinggi serta risiko menghasilkan informasi yang salah lebih rendah dibandingkan model sebelumnya seperti GPT-5.2.
Platform AI Lokal Vietnam Mulai Mendapat Perhatian
Kiki Info Masuk Daftar Platform AI Populer
Laporan The Connected Consumer – Q4/2025 yang diterbitkan oleh Decision Lab menunjukkan bahwa platform AI lokal Vietnam Kiki Info mulai mendapatkan popularitas yang signifikan di negara tersebut.
Dalam laporan tersebut, Kiki Info disebut sebagai salah satu platform AI yang paling banyak digunakan di Vietnam bersama sejumlah layanan global seperti:
- ChatGPT
- Gemini
- Copilot
- Deepseek
- Grok
Statistik Penggunaan AI di Vietnam
Menurut laporan tersebut, tingkat penggunaan platform AI di Vietnam menunjukkan angka yang cukup tinggi.
Beberapa layanan AI dengan tingkat penggunaan tertinggi antara lain:
- ChatGPT – 66%
- Gemini – 50%
- Meta AI – 24%
Kemunculan Kiki Info dalam laporan tersebut menunjukkan bahwa platform AI lokal mulai mampu bersaing dengan layanan global dalam menarik pengguna.
Kerentanan Keamanan Gemini Ancam Privasi Pengguna
Celah Keamanan pada Integrasi Gemini
Di sisi lain, peneliti keamanan menemukan adanya kerentanan serius pada integrasi Google Gemini dalam browser Google Chrome.
Kerentanan tersebut memungkinkan pelaku kejahatan memanfaatkan AI untuk mengakses perangkat keras pengguna seperti mikrofon dan kamera.
Masalah keamanan ini diidentifikasi dengan kode CVE-2026-0628 dan dikategorikan memiliki tingkat keparahan tinggi.
Bagaimana Serangan Bisa Terjadi
Kerentanan ini ditemukan pada panel “Live in Chrome”, yaitu fitur yang memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan asisten AI Gemini di dalam browser.
Dalam kondisi normal, Gemini memiliki sejumlah izin sistem seperti:
- Membaca konten layar
- Mengambil tangkapan layar
- Mengakses file lokal
- Mengontrol mikrofon dan kamera
Hak akses ini dimaksudkan untuk membantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas secara otomatis.
Namun para peneliti menemukan bahwa ekstensi browser dengan izin rendah dapat memanfaatkan celah ini untuk mengambil alih kontrol Gemini.
Risiko Pengawasan dan Pencurian Data
Jika serangan berhasil dilakukan, ekstensi berbahaya dapat memanfaatkan kemampuan AI untuk melakukan berbagai tindakan seperti:
- Mengambil tangkapan layar situs web HTTPS
- Mengakses file di komputer pengguna
- Mengaktifkan kamera dan mikrofon tanpa pemberitahuan
Situasi ini berpotensi memungkinkan pelaku kejahatan melakukan pengawasan terhadap pengguna atau mengumpulkan data pribadi tanpa sepengetahuan korban.
ASUS Perkenalkan Desktop Seri ASUS V501
Komputer Desktop untuk Rumah dan Bisnis
ASUS Vietnam juga mengumumkan peluncuran desktop seri ASUS V501, yang terdiri dari dua model:
- ASUS V501MV (15L)
- ASUS V501SV (8.6L)
Perangkat ini dirancang untuk pengguna rumahan, kantor kecil, serta bisnis yang membutuhkan komputer desktop dengan performa stabil.
Spesifikasi dan Performa
Desktop seri V501 menggunakan prosesor Intel Core generasi terbaru mulai dari Core 3 hingga Core 7.
Konfigurasi tertinggi menggunakan prosesor Core 7 240H dengan:
- 10 core
- 16 thread
- RAM hingga 16 GB
Perangkat ini juga mendukung peningkatan memori DDR5 hingga 64 GB.
Selain itu, desktop ini menyediakan dua slot SSD M.2 2280 serta ruang untuk HDD berukuran 3,5 inci.
TikTok di AS Mengalami Gangguan Akibat Masalah Oracle
Gangguan Infrastruktur Cloud
Platform media sosial TikTok dilaporkan mengalami gangguan layanan di Amerika Serikat pada 4 Maret.
Gangguan tersebut menyebabkan beberapa kreator konten mengalami kesulitan mengunggah video serta mengakses layanan secara normal.
TikTok menyatakan bahwa masalah tersebut berasal dari gangguan pada pusat data milik Oracle.
Lokasi Gangguan Sistem
Halaman status sistem Oracle menunjukkan bahwa infrastruktur di Ashburn, Virginia mengalami gangguan layanan sejak malam hari.
Perusahaan menyatakan sedang melakukan langkah-langkah untuk menstabilkan sistem serta meminimalkan dampak terhadap pelanggan.
Gangguan Kedua Tahun Ini
Insiden ini merupakan gangguan kedua yang dialami TikTok di Amerika Serikat pada tahun yang sama.
Pada bulan Januari sebelumnya, platform tersebut juga mengalami gangguan besar akibat pemadaman listrik parah selama musim dingin.
Data dari layanan pemantauan Downdetector menunjukkan lonjakan laporan kesalahan dari pengguna sebelum akhirnya menurun seiring proses pemulihan sistem.
Dengan berbagai perkembangan tersebut, industri teknologi global terus mengalami perubahan cepat yang dipengaruhi oleh inovasi kecerdasan buatan, pembaruan perangkat lunak, hingga tantangan keamanan digital dan stabilitas infrastruktur internet.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.






