Berita  

Dolby Vision Disney+ Menghilang Mendadak, Pelanggan Eropa Dirugikan?

Dolby Vision Disney+ mendadak hilang di Eropa. Benarkah akibat sengketa paten hukum? Ini penjelasan lengkap dampak dan analisisnya.

Dolby Vision Disney+ mendadak menghilang dari sejumlah wilayah Eropa dan langsung memicu kegaduhan di kalangan pelanggan.
Dolby Vision Disney+ mendadak menghilang dari sejumlah wilayah Eropa dan langsung memicu kegaduhan di kalangan pelanggan.

Dolby Vision Disney+ menjadi sorotan setelah fitur premium ini mendadak lenyap

Info Tekno> Dolby Vision Disney+ mendadak menghilang dari sejumlah wilayah Eropa dan langsung memicu kegaduhan di kalangan pelanggan. Fitur visual premium yang selama ini menjadi andalan Disney+ untuk menghadirkan kualitas gambar sinematik terbaik kini tak lagi tersedia, membuat pengalaman menonton terasa menurun drastis, khususnya bagi pengguna televisi dan perangkat dengan layar kelas atas.

Keluhan pertama kali mencuat dari para pengguna di forum Reddit, di mana pelanggan Disney+ di Jerman menyadari hilangnya label Dolby Vision pada berbagai konten unggulan. Awalnya, sebagian pengguna mengira ini hanyalah kesalahan teknis sementara. Namun, laporan lanjutan dari sejumlah media teknologi ternama mengungkap bahwa masalah ini tidak terbatas pada satu negara saja.

Baca Juga  Reality Labs Terus Merugi: Ambisi Meta di Dunia VR Masih Terjal dan Berisiko

TechRadar dan FlatpanelsHD kemudian mengonfirmasi bahwa pencabutan fitur Dolby Vision juga terjadi di Portugal, Polandia, Prancis, Belanda, serta beberapa negara Eropa lainnya. Fakta ini memperkuat dugaan bahwa ada persoalan yang lebih besar dibanding sekadar gangguan sistem biasa.

Disney+ Akui Ada Masalah, Sebut “Tantangan Teknis”

Pernyataan resmi Disney soal hilangnya Dolby Vision

Menanggapi keresahan pengguna, pihak Disney akhirnya angkat bicara. Dalam pernyataan resminya, Disney menyebut bahwa tidak tersedianya Dolby Vision di beberapa negara Eropa disebabkan oleh “tantangan teknis”.

“Dukungan Dolby Vision untuk konten di Disney+ saat ini tidak tersedia di beberapa negara Eropa karena tantangan teknis. Tim kami sedang bekerja aktif untuk memulihkannya,” ujar juru bicara Disney.

Disney juga menegaskan bahwa layanan 4K Ultra HD dan HDR standar (HDR10) masih tetap tersedia bagi perangkat yang mendukung. Namun, pernyataan tersebut belum sepenuhnya meredam kekecewaan pelanggan, terutama mereka yang membayar biaya berlangganan dengan ekspektasi mendapatkan fitur premium secara penuh.

Langkah diam-diam Disney memicu spekulasi

Alih-alih menenangkan situasi, langkah Disney justru memicu spekulasi baru. Diketahui bahwa perusahaan tersebut telah menghapus semua referensi Dolby Vision dari halaman dukungan kualitas video Disney+ di Jerman. Saat ini, hanya HDR10 yang tercantum sebagai standar HDR resmi.

Penghapusan informasi ini dilakukan tanpa pengumuman publik, sehingga menimbulkan dugaan bahwa hilangnya Dolby Vision bukan sekadar gangguan sementara, melainkan kebijakan yang berpotensi berlangsung cukup lama.

Penurunan kualitas visual dirasakan signifikan

Bagi penikmat kualitas gambar tinggi, perbedaan antara Dolby Vision dan HDR10 bukanlah hal sepele. Dolby Vision menggunakan metadata dinamis, yang memungkinkan pengaturan warna, kontras, dan kecerahan disesuaikan secara adegan per adegan, bahkan frame per frame.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *