Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Project LUCI: AI Wearable dari Memories.ai yang Punya Ingatan Seperti Manusia

4 menit baca

Inovasi AI dengan Ingatan Visual Hadir di CES 2026

Info Tekno > Pameran teknologi Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas kembali menjadi panggung utama bagi perusahaan global untuk memamerkan masa depan teknologi. Di antara deretan inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI), muncul satu proyek yang menarik perhatian karena menawarkan konsep baru terhadap perangkat pintar pribadi — Project LUCI dari Memories.ai.

Berbeda dengan produk wearable AI lainnya seperti Humane AI Pin atau Rabbit R1, Memories.ai tidak langsung menjual perangkat ke pengguna. Sebaliknya, mereka memperkenalkan platform referensi (reference platform) yang dapat digunakan perusahaan lain untuk membangun AI wearable versi mereka sendiri. Pendekatan ini menjadikan LUCI bukan sekadar produk, melainkan fondasi bagi ekosistem AI wearable masa depan.

Mengenal Project LUCI: AI yang Bisa Mengingat dan Memahami Konteks

Nama LUCI merupakan akronim dari Long Understanding Contextual Intelligence — konsep yang menekankan pentingnya pemahaman konteks dan memori berkelanjutan pada sistem AI.

Selama ini, kebanyakan AI wearable bekerja secara reaktif: menerima perintah, menjalankan tugas, dan selesai. LUCI mencoba melampaui batas itu. Ia dirancang agar bisa mengingat pengalaman pengguna, memahami pola kebiasaan, serta memproses konteks percakapan secara berkesinambungan.

Menurut laporan TechTimes (7 Januari 2026), platform ini dikembangkan dengan filosofi developer-first. Artinya, produsen perangkat keras maupun pengembang software dapat menggunakan teknologi LUCI untuk menciptakan AI wearable versi mereka sendiri, lengkap dengan kemampuan memori visual dan pengolahan konteks waktu nyata.

Pendekatan ini membuat Memories.ai berperan sebagai enabler, bukan pesaing. Mereka tidak berlomba membuat produk akhir, melainkan menyediakan teknologi inti yang dapat mempercepat adopsi AI wearable generasi baru di pasar.

LVMM 2.0: “Otak Visual” yang Menjadi Daya Tarik Utama LUCI

Teknologi paling menonjol di balik Project LUCI adalah Large Visual Memory Model (LVMM) 2.0 — sistem kecerdasan buatan yang memungkinkan perangkat mengingat dan memproses pengalaman visual seperti manusia.

Cara kerjanya cukup kompleks. Kamera wearable merekam data visual berbasis video, kemudian perangkat melakukan pemrosesan langsung di dalam chip (on-device processing). Hasil pengolahan ini disimpan dalam bentuk memori visual, yang bisa dipanggil kembali oleh pengguna melalui perintah sederhana.

Misalnya, pengguna dapat menanyakan,

“Apa yang saya bicarakan saat rapat kemarin?”

LUCI akan menampilkan kembali cuplikan konteks atau percakapan yang relevan, lengkap dengan transkrip yang bisa ditelusuri.

Konsep ini merupakan lompatan besar dibandingkan AI wearable sebelumnya, yang hanya mampu merespons perintah tanpa pemahaman historis. Dengan LVMM 2.0, AI tidak lagi menjadi alat instan, melainkan asisten pribadi yang mengerti kebiasaan, keputusan, dan situasi penggunanya.

· · · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *