Bocoran Xiaomi 18 Series: Kamera 200MP, Chip 2nm, Baterai 7.000 mAh
INFO TEKNO> Xiaomi tengah mempersiapkan seri flagship terbarunya, Xiaomi 18 Series, yang dijadwalkan meluncur September 2026 dengan kombinasi spesifikasi revolusioner — kamera ganda 200MP, prosesor fabrikasi 2nm, dan baterai 7.000 mAh — semua dikemas dalam bodi compact berlayar 6,3 inci.
Kamera Ganda 200MP: Revolusi Fotografi Flagship Xiaomi
Bocoran ini pertama kali diungkap oleh Digital Chat Station (DCS), pembocor teknologi yang dikenal memiliki rekam jejak akurat dalam memprediksi spesifikasi produk gadget. Laporan Gizmochina, Kamis (30/4/2026), mengonfirmasi bahwa Xiaomi tengah menggodok prototipe ponsel kelas atas yang dibekali konfigurasi kamera ganda beresolusi 200 megapiksel (MP).
Angka 200MP bukan hal baru di segmen flagship. Namun, konfigurasi ganda dengan resolusi identik pada dua lensa sekaligus adalah proposisi yang jauh lebih ambisius. Xiaomi 18 Series diprediksi akan menggunakan sensor gambar berukuran besar untuk memastikan kualitas jepretan tetap prima meski dalam kondisi minim cahaya — aspek yang selama ini menjadi titik lemah smartphone berkamera resolusi sangat tinggi.
Perihal distribusi spesifikasi antar model, diskusi masih berlangsung. Konfigurasi kamera ganda 200MP diyakini disiapkan khusus untuk varian Xiaomi 18 Pro. Sementara itu, model reguler Xiaomi 18 kabarnya tetap dibekali kamera telefoto periskop 200MP, yang memberikan kemampuan zoom superior di kelasnya.
Chipset 2nm: Xiaomi Bidik Sejarah Industri Smartphone
Dari seluruh bocoran yang beredar, penggunaan arsitektur chipset generasi berikutnya menjadi sorotan paling tajam. Xiaomi 18 Series dikabarkan akan menyematkan prosesor dengan fabrikasi 2nm, yang diyakini merupakan Snapdragon 8 Elite Gen 6 besutan Qualcomm.
Jika proses uji coba berjalan mulus hingga tahap produksi massal, Xiaomi akan mencatatkan pencapaian penting. Produsen asal China ini berpotensi menjadi merek pertama yang menghadirkan ponsel flagship compact bertenaga chipset 2nm — sebuah langkah yang sekaligus menunjukkan ambisi Xiaomi memimpin segmen performa tinggi tanpa harus mengorbankan form factor ringkas.
Fabrikasi 2nm secara teori menawarkan efisiensi daya yang jauh lebih baik dibandingkan proses 3nm yang kini menjadi standar flagship 2025, sekaligus membuka ruang lompatan performa grafis dan komputasi kecerdasan buatan on-device.
Desain Ramping, Layar 6,3 Inci, Bezel Ultra-Sempit
Meski mengusung jeroan kelas berat, Xiaomi dilaporkan tetap mempertahankan estetika desain yang menjadi ciri khas lini ini. Bodi dirancang ramping dengan layar datar berukuran sekitar 6,3 inci — dimensi
Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.