WordCamp Asia 2026 Mumbai: AI dan Open Source WordPress

WordCamp Asia 2026 digelar di Mumbai 9–11 April. Jadwal mencakup AI, WordPress enterprise, developer tools, komunitas open source, dan 4 lokakarya hands-on.

WordCamp Asia 2026 resmi membawa komunitas WordPress global ke Mumbai, India, pada 9 hingga 11 April 2026.
WordCamp Asia 2026 resmi membawa komunitas WordPress global ke Mumbai, India, pada 9 hingga 11 April 2026.

Kazuko Kaneuchi akan merefleksikan kisah di balik Wapuu — maskot komunitas WordPress — sebagai pintu masuk ke diskusi yang lebih dalam tentang budaya kontribusi yang tumbuh di sekitar platform ini. Sementara Kotaro Kitamura dan Chiharu Nagatomi berbagi bagaimana keterlibatan dalam komunitas WordPress membentuk perjalanan karier mereka secara konkret.

Sesi-sesi bertema produk dan strategi bisnis juga hadir dalam jumlah signifikan. Nabin Jaiswal, Himani Kankaria, Julian Song, Karishma Sundaram, Sandeep Kelvadi, Aviral Mittal, Anh Tran, dan Anna Hurko mengeksplorasi pertemuan antara WordPress dan pengambilan keputusan bisnis, kemampuan ditemukan di mesin pencari, serta pertumbuhan organisasi yang berbasis platform ini.

Baca Juga  Teknologi AI Kini Bisa Mengungkap Identitas Second Account Instagram, Pakar Keamanan Siber Peringatkan Risiko Privasi

Lokakarya Hands-On: Dari Ide ke Implementasi

Melengkapi sesi konferensi, WordCamp Asia 2026 menyediakan empat lokakarya praktis yang dirancang untuk peserta yang ingin keluar dari ruang presentasi dan langsung bekerja.

Empat workshop yang tersedia:

  • Dari On-Demand ke Cloud: Otomatiskan Instalasi WordPress Seperti Seorang Profesional
  • AI + MCP untuk Membangun, Mengelola, dan Mengotomatisasi WordPress Secara Menyeluruh
  • Membangun Agen AI dengan Memori yang Dapat Mengedit Sendiri
  • Membangun Pengalaman WordPress yang Lebih Baik dengan Alur Kerja Pengembangan Berbasis AI

Keempat lokakarya mencerminkan tren yang sama: kecerdasan buatan bukan lagi topik untuk diobservasi, melainkan alat untuk dipraktikkan langsung dalam siklus pengembangan WordPress sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *