Daftar isi
NTDEV Buat Windows 11 Jalan di RAM 128 MB, Windows Update Dihapus
INFO TEKNO> NTDEV, developer di balik proyek Tiny11, menjalankan Windows 11 26H2 dengan RAM hanya 128 MB lewat eksperimen bernama Pico11. Angka itu jauh di bawah syarat minimum resmi Microsoft, yakni 4 GB.
Dalam hitungan kasar, 128 MB hanya sekitar 3 persen dari kebutuhan minimum tersebut. Tiny11 adalah proyek NTDEV untuk meringankan instalasi Windows 11 lewat pembuangan aplikasi dan komponen bawaan yang tidak perlu. Pico11 membawa pemangkasan itu ke tingkat ekstrem dan memperlihatkan seberapa banyak komponen Windows bisa lenyap tanpa mematikan sistem.
ISO Pico11 Muat di CD-ROM 700 MB
Ukuran ISO instalasi Pico11 sekitar 699,8 MB. Dengan ukuran segitu, berkasnya muat di CD-ROM biasa berkapasitas 700 MB. Capaian itu terdengar mustahil bagi sistem operasi modern macam Windows 11.
Setelah terpasang, Pico11 masih bisa membuka sejumlah aplikasi bawaan, yaitu Calculator, Settings, Notepad, dan Paint. File Explorer tetap berfungsi. Untuk Task Manager, Pico11 memakai versi lama yang lebih ringan.
Yang Dikorbankan: Windows Update dan Servicing
Ukuran dan kebutuhan RAM sekecil itu punya harga. NTDEV menghapus Windows Update beserta kemampuan servicing umum, sehingga Pico11 tidak bisa menjalani pemeliharaan dan pembaruan sistem layaknya Windows 11 standar.
Booting yang berhasil belum menjamin kenyamanan pemakaian. Karena itu, Pico11 lebih cocok menjadi demonstrasi kemampuan teknis, bukan pengganti sistem operasi sehari-hari. Eksperimen ini juga mengorbankan pemeliharaan umum dan hal-hal terkait keamanan.
Eksperimen Sebelumnya: Windows 7 di RAM 128 MB
Pico11 bukan percobaan ekstrem pertama NTDEV. Ia sebelumnya menjalankan Windows 7 dengan RAM 128 MB dan prosesor Pentium berkecepatan 5 MHz lewat 86Box, emulator yang meniru perangkat keras PC lawas.
Windows 7 butuh sekitar 28 menit untuk sampai ke desktop. Sistemnya pun harus berjalan di Safe Mode, sehingga sejumlah komponen Windows tidak aktif.
FAQ
Q: Apakah Windows 11 bisa berjalan dengan RAM 128 MB?
A: Bisa, setidaknya dalam eksperimen Pico11 buatan NTDEV, developer di balik Tiny11. Ia menjalankan Windows 11 26H2 dengan RAM 128 MB, jauh di bawah syarat minimum resmi Microsoft sebesar 4 GB. Namun, booting yang berhasil belum berarti sistem nyaman dipakai, dan banyak komponen Windows harus dibuang.
Q: Berapa ukuran ISO Pico11 dan aplikasi apa yang masih jalan?
A: ISO Pico11 berukuran sekitar 699,8 MB, sehingga muat di CD-ROM biasa berkapasitas 700 MB. Setelah terpasang, sistem masih membuka Calculator, Settings, Notepad, dan Paint. File Explorer tetap berfungsi, sedangkan Task Manager memakai versi lama yang lebih ringan dari bawaan Windows 11.
Q: Fitur apa yang dihapus dari Windows 11 di Pico11?
A: NTDEV menghapus Windows Update dan kemampuan servicing umum. Akibatnya, Pico11 tidak punya kemampuan pemeliharaan dan pembaruan sistem seperti Windows 11 standar. Pengorbanan itu juga mencakup hal-hal terkait keamanan, sehingga Pico11 lebih tepat disebut demonstrasi teknis daripada sistem operasi untuk dipakai sehari-hari.
Q: Apa eksperimen ekstrem NTDEV sebelum Pico11?
A: Sebelumnya NTDEV menjalankan Windows 7 dengan RAM 128 MB dan prosesor Pentium 5 MHz lewat emulator 86Box. Saat itu, Windows 7 butuh sekitar 28 menit untuk mencapai desktop, dan sistem harus berjalan di Safe Mode dengan sejumlah komponen Windows tidak aktif.
Aaf Afiatna (Aura Pet) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati dan PT Arsyila Bintang Fortuna. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.