Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Radical Numerics Klaim Pasien Pertama Terima Fag Rancangan AI Omnii-1

4 menit baca
Ukuran teks 100%

INFO TEKNO> Startup biosains asal Amerika Serikat, Radical Numerics, mengklaim berhasil memberikan virus hasil rancangan AI kepada pasien manusia untuk kali pertama. Terapi itu ditujukan melawan infeksi bakteri yang kebal terhadap antibiotik.

Virus tersebut berjenis fag, atau phage, dan Radical Numerics merancangnya dengan model AI bernama Omnii-1. Laporan itu muncul di situs web perusahaan dan menjadi bahan pemberitaan pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Menurut perusahaan, Omnii-1 merancang fag itu secara khusus untuk infeksi bakteri yang menyerang pasien. Pasien manusia baru saja menerima suntikan fag buatan AI tersebut untuk pertama kalinya.

Fag buatan AI itu bagian dari terapi fag, metode pengobatan eksperimental yang sudah ada. Dalam terapi ini, dokter memasukkan virus lewat suntikan kepada pasien dengan infeksi serius supaya virus menyerang bakteri.

Tujuannya membunuh bakteri tanpa menginfeksi sel manusia. Fag sendiri adalah virus yang sasarannya bakteri, bukan tubuh manusia.

Bakteri yang kebal terhadap antibiotik tidak lagi mati ketika terkena obat yang semestinya efektif.

Radical Numerics mengklaim pendekatan berbasis AI miliknya mampu menghasilkan fag dengan cepat dan sesuai permintaan. Menurut perusahaan, kecepatan itu memenuhi kebutuhan pasien dan mempercepat proses pengobatan.

“Dalam penggunaan klinis pertama di dunia untuk fag yang dirancang oleh AI, desain yang dihasilkan oleh Omnii-1 telah diberikan kepada seorang pasien dengan infeksi bakteri yang kebal terhadap antibiotik melalui jalur penggunaan atas dasar kemanusiaan dan dipimpin oleh dokter,” tulis Radical Numerics dalam laporannya.

Penggunaan atas dasar kemanusiaan merupakan jalur yang memungkinkan pasien dengan kondisi serius menerima terapi yang belum mendapat persetujuan resmi.

“Tonggak pencapaian ini menandai langkah awal menuju penerapan desain genom berbasis AI ke dalam terapi yang terpersonalisasi,” sambung perusahaan itu.

Genom adalah keseluruhan materi genetik suatu makhluk hidup, termasuk virus. Desain genom berarti merancang susunan materi genetik tersebut.

Di sisi lain, The New York Times menemukan banyak kejanggalan dalam laporan Radical Numerics. Salah satunya, perusahaan tidak membuka rincian uji coba klinis itu, termasuk hasilnya.

Perusahaan juga tidak memberi keterangan apa pun soal pasien maupun dokter yang terlibat selama uji coba berlangsung.

Klaim penggunaan klinis pertama di dunia itu, sejauh ini, bersandar pada laporan perusahaan sendiri. Berikut perbandingan klaim perusahaan dengan hal yang masih tertutup.

Klaim Radical Numerics Belum dibuka, menurut The New York Times
Fag dirancang model AI Omnii-1 untuk melawan infeksi bakteri kebal antibiotik Informasi spesifik tentang uji coba klinis
Diberikan kepada seorang pasien lewat jalur penggunaan atas dasar kemanusiaan Hasil uji coba
Pendekatan AI menghasilkan fag cepat dan sesuai permintaan Informasi tentang pasien dan dokter yang terlibat

Aaf Afiatna (Aura Pet) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

Sumber: https://infotekno.net/virus-rancangan-ai-fag-radical-numerics/

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *