Kontrak Pentagon Picu Uninstall ChatGPT 413%, Claude Tumbuh 1.000%
INFO TEKNO> Uninstall aplikasi ChatGPT melonjak 413% secara tahunan pada Maret 2026 setelah OpenAI menandatangani kontrak dengan Pentagon, sementara pesaingnya, Claude dari Anthropic, justru mencatat pertumbuhan unduhan 1.000% YoY berdasarkan data Sensor Tower yang dilaporkan The Verge.
Kontrak Pentagon yang Membakar Amarah Publik
Gelombang penghapusan ChatGPT tidak terjadi dalam semalam. Benihnya mulai tertanam ketika ketegangan mencuat antara pemerintahan Donald Trump dan Anthropic — perusahaan AI pencipta Claude.
Anthropic secara tegas menolak penggunaan tool AI-nya oleh militer AS untuk menciptakan senjata otonom atau memata-matai warga AS. Sikap itu menuai pujian luas dari komunitas teknologi dan masyarakat sipil global.
Pemerintahan Trump bereaksi keras. Penggunaan tool AI Anthropic dilarang di seluruh lembaga pemerintah AS, dan produk Anthropic dimasukkan ke dalam daftar risiko rantai pasok — sebuah langkah yang dipandang sebagai tekanan politis terhadap perusahaan yang memilih prinsip etika di atas kontrak pemerintah.
Di tengah situasi itu, OpenAI mengambil arah yang berlawanan. Pencipta ChatGPT tersebut mengumumkan kerja sama baru dengan pemerintah AS untuk memasok tool AI kepada militer. Publik, yang kala itu tengah mengamati kontras antara sikap Anthropic dan OpenAI, bereaksi keras. Banyak pengguna menilai langkah OpenAI oportunis, lalu berinisiatif menghapus ChatGPT dari perangkat mereka dan menggantinya dengan aplikasi Claude.
Data Sensor Tower: Angka-Angka yang Berbicara Keras
Besarnya dampak tersebut tergambar jelas dalam data Sensor Tower yang dikutip The Verge.
Pada April 2026, penghapusan aplikasi ChatGPT meningkat 132% dari tahun ke tahun (YoY). Angka itu sudah mengkhawatirkan. Namun, lonjakan paling drastis terjadi sebulan sebelumnya, tepat setelah pengumuman kontrak Pentagon.
Sepanjang Maret 2026, jumlah uninstall ChatGPT melonjak 413% YoY. Ini bukan fluktuasi musiman — ini cerminan kemarahan kolektif yang terstruktur dari jutaan pengguna aktif di seluruh dunia.
Perlu dicatat, gelombang uninstall sebenarnya sudah berlangsung sejak 2025, jauh sebelum kontroversi Pentagon. Ketidakpuasan terhadap OpenAI rupanya telah mengendap cukup lama sebelum akhirnya meledak ke permukaan.
OpenAI Gagal Capai Target Pengguna dan Pendapatan 2025
Masalah OpenAI melampaui sekadar angka uninstall. Wall Street Journal melaporkan pada awal pekan ini bahwa OpenAI gagal mencapai target internalnya untuk mengumpulkan 1 miliar pengguna aktif mingguan ChatGPT sepanjang 2025.
Target pengguna yang meleset bukan satu-satunya berita buruk. OpenAI juga gagal mencapai target pendapatan tahunan 2025.
Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.