Telegram Mengalami Down, Pengguna Ramai Keluhkan Gangguan Aplikasi
Info Tekno> Telegram mengalami down banyak pengguna menanyakan platform tersebut setelah muncul laporan gangguan yang berdampak pada akses aplikasi perpesanan populer ini. Gangguan tersebut terdeteksi secara luas dengan ratusan pengguna melaporkan masalah dalam waktu bersamaan.
Telegram mengalami gangguan sementara dengan hampir 400 pengguna melaporkan masalah di Downdetector. Lonjakan laporan ini menandakan adanya gangguan yang tidak bersifat individual, melainkan terjadi secara lebih luas.
Banyak pengguna mengadukan ke X untuk menyoroti masalah seperti kesulitan masuk, mengirim pesan, dan bahkan menyegarkan aplikasi. Kondisi ini membuat aktivitas komunikasi digital terganggu, terutama bagi pengguna yang mengandalkan Telegram untuk kebutuhan sehari-hari.
Apa yang Terjadi? Gangguan Telegram Berdasarkan Data Real-Time
Laporan Pengguna di Downdetector
Menurut Downdetector, platform online yang menyediakan informasi real-time tentang gangguan layanan, jumlah pengaduan telah mencapai 424 pada saat penulisan.
Lonjakan keluhan menunjukkan gangguan yang meluas daripada gangguan terisolasi. Hal ini memperkuat indikasi bahwa masalah terjadi pada sistem pusat atau jaringan layanan Telegram.
Data ini menjadi acuan penting untuk memahami skala gangguan yang terjadi, terutama karena berasal dari laporan langsung pengguna di berbagai wilayah.
Jenis Gangguan yang Dialami Pengguna
Pengguna menghadapi berbagai masalah saat menggunakan aplikasi perpesanan berbasis cloud.
Sekitar 62 persen pengguna mengalami masalah dengan aplikasi itu sendiri, artinya aplikasi tidak terbuka atau memuat dengan benar.
Di sisi lain, 28 persen pengguna mengalami masalah dengan perpesanan, artinya pesan mereka tidak terkirim atau diterima.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.







