Keunikan ruang ini terletak pada sifatnya yang sangat interaktif. Pengunjung dapat menyentuh cahaya berbentuk alat musik tradisional dan langsung mendengar bunyinya. Selain itu, dengan menyentuh foto gubernur di layar, informasi singkat mengenai latar belakang dan masa kepemimpinan akan muncul secara otomatis.
2. Smartwall Interaktif: Membaca dengan Teknologi AI Gesture
Di ruang Smartwall Interaktif, pengalaman membaca dipadukan dengan teknologi AI gesture. Salah satu konten yang tersedia adalah komik digital Jali, Dodo, dan Sahabat: Semangat Garuda di Hati Kami, yang dapat dibaca hanya dengan gerakan tangan.
Tak hanya itu, terdapat portal literasi digital yang memungkinkan pengunjung mengakses informasi buku sastra, sinopsis, hingga profil penulis tanpa menyentuh layar secara langsung. Konsep ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat memperluas cara masyarakat berinteraksi dengan literasi.
3. Immersive 360: Visual Tematik yang Mengajak Bergerak
Ruang Immersive 360 menampilkan delapan tema visual berbeda secara bergantian, mulai dari musim bunga, bawah laut, salju, pepohonan, hingga bunga sakura. Pengunjung dapat berinteraksi dengan cara menyentuh bahkan menginjak visual yang ditampilkan di lantai dan dinding.
Ruang ini menjadi salah satu favorit karena memberikan sensasi seolah berada di dunia lain, sekaligus mendorong aktivitas fisik ringan di dalam ruang edukasi.
4. Games Center: Edukasi dalam Balutan Permainan Digital
Di area Games Center, pengunjung dapat mencoba berbagai permainan berbasis teknologi, seperti mewarnai digital, mengayuh becak virtual, hingga lomba lari interaktif. Area ini banyak diminati keluarga dan anak-anak karena menggabungkan unsur bermain dan belajar secara seimbang.








Responses (3)