Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Starlink Mobile Gandeng Qualcomm Siapkan Jaringan 5G di AS

4 menit baca
Ukuran teks 100%
Daftar isi

SpaceX Siapkan Jaringan Seluler Darat, Qualcomm Pasok Perangkat

INFO TEKNO> SpaceX menyiapkan jaringan seluler 5G miliknya sendiri di Amerika Serikat (AS) lewat layanan Starlink Mobile. Qualcomm akan menyuplai radio, unit baseband, dan software untuk jaringan itu.

Perusahaan antariksa milik Elon Musk tersebut menggandeng Qualcomm dalam kerja sama beberapa tahun. Jika terwujud, Starlink akan bersinggungan langsung dengan AT&T, Verizon, dan T-Mobile, tiga operator seluler terbesar di AS.

Selama ini Starlink identik dengan internet satelit, yang mengirim sinyal dari angkasa. Lewat jaringan darat, sinyal akan datang dari menara seperti milik operator seluler lain.

Perangkat radio memancarkan dan menerima sinyal. Unit baseband mengolah data digitalnya, sementara perangkat lunak mengatur kerja keduanya.

Qualcomm menyebut perangkatnya akan hadir di puluhan ribu menara seluler besar (macro cell site) di penjuru AS sejak 2027. Macro cell site adalah menara yang melayani area luas.

Qualcomm tidak membuka nilai kontrak. Perusahaan itu hanya menyebutnya kesepakatan 5G terbesar mereka selama ini.

“Ini merupakan kesepakatan 5G terbesar kami sejauh ini,” kata Qualcomm pada Jumat (6/11/2026).

Ringkasan rencana jaringan 5G Starlink Mobile menurut keterangan yang tersedia:

Aspek Keterangan
Layanan Starlink Mobile (SpaceX)
Mitra pemasok Qualcomm, kerja sama beberapa tahun
Pasokan Perangkat radio, unit baseband, perangkat lunak 5G
Lokasi Puluhan ribu menara seluler di AS
Mulai pemasangan 2027
Tahap awal 5G terestrial (infrastruktur darat)
Nilai kontrak Tidak diungkap

SpaceX ingin masuk jajaran operator telekomunikasi besar di AS. Caranya, menggabungkan konektivitas satelit dengan jaringan seluler di infrastruktur darat.

Rencana ini memperluas bisnis Starlink yang selama ini identik dengan internet satelit. Starlink Mobile menjadi pintu masuknya ke layanan seluler.

SpaceX sudah mulai mengakuisisi spektrum frekuensi. Spektrum adalah jalur gelombang radio yang menjadi sarana jaringan seluler mengirim data.

SpaceX juga menjajaki kesepakatan dengan penyedia menara telekomunikasi. Tujuannya memperluas jaringan seluler berbasis darat tersebut.

Dari sini terlihat tiga bahan utama rencana SpaceX: spektrum frekuensi, akses ke menara, dan perangkat jaringan dari Qualcomm. Ketiganya sedang disiapkan secara paralel, menurut keterangan yang tersedia.

Ambisi menantang tiga operator terbesar itu tetap menghadapi tantangan. Yang utama adalah besarnya investasi untuk membangun jaringan telekomunikasi berskala nasional.

Qualcomm menjelaskan perangkatnya mendukung jaringan multi-band, yakni jaringan yang menjangkau banyak pita frekuensi. Dengan begitu, pembangunan bisa berjalan bertahap.

Tahap awal berfokus pada 5G terestrial, yaitu jaringan seluler yang memakai infrastruktur darat. Jaringan satelit belum menjadi fokus pada tahap ini.

Aaf Afiatna (Aura Pet) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati dan PT Arsyila Bintang Fortuna. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

Sumber: https://infotekno.net/starlink-mobile-qualcomm-jaringan-5g-spacex/

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *