Berita  

Serangan Phishing Telegram Meningkat Tajam, Pengguna Terancam Kehilangan Akses Akun

Phishing Telegram kian canggih dengan membajak proses otentikasi resmi. Serangan ini memungkinkan peretas mengambil alih sesi pengguna tanpa terdeteksi.

Phishing Telegram kembali menjadi sorotan setelah para analis keamanan siber menemukan lonjakan signifikan serangan yang menargetkan pengguna aplikasi pesan instan tersebut.
Phishing Telegram kembali menjadi sorotan setelah para analis keamanan siber menemukan lonjakan signifikan serangan yang menargetkan pengguna aplikasi pesan instan tersebut.

Phishing Telegram Jadi Ancaman Serius Keamanan Digital

Info Tekno> Phishing Telegram kembali menjadi sorotan setelah para analis keamanan siber menemukan lonjakan signifikan serangan yang menargetkan pengguna aplikasi pesan instan tersebut. Serangan ini tidak lagi menggunakan metode konvensional seperti halaman login palsu yang mencuri kata sandi, melainkan memanfaatkan proses otentikasi resmi Telegram untuk membajak sesi pengguna secara penuh.

Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran besar karena teknik yang digunakan terbilang sangat canggih dan sulit dibedakan dari proses login sah. Korban sering kali tidak menyadari bahwa mereka telah memberikan izin akses kepada pihak tidak berwenang hingga akun sepenuhnya diambil alih.

Baca Juga  Dolby Vision Disney+ Menghilang Mendadak, Pelanggan Eropa Dirugikan?

Menurut para peneliti keamanan, metode baru ini membuat penyerang dapat mengakses seluruh isi akun korban, termasuk percakapan pribadi, grup, kanal, hingga data sensitif lain yang tersimpan di dalam aplikasi Telegram.

Apa Itu Serangan Phishing Telegram dan Mengapa Berbahaya?

Pengertian Phishing Telegram

Phishing Telegram adalah teknik kejahatan siber yang bertujuan untuk mengambil alih akun Telegram pengguna dengan cara menipu korban agar menyetujui proses login yang sebenarnya dimulai oleh penyerang. Berbeda dengan phishing biasa, serangan ini tidak mencuri kredensial secara langsung, melainkan membajak sesi autentikasi aktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *