Daftar isi
Bliss: foto di balik wallpaper bawaan
Wallpaper bawaan XP, bukit hijau dengan langit biru, dikenal sebagai Bliss. Fotonya diambil Charles O’Rear pada Januari 1996 di Sonoma County, California, dan awalnya dijual sebagai foto stok lewat agensi Westlight. Setelah Westlight diakuisisi Corbis pada 1998, tim XP menghubungi O’Rear pada 2000 dan membeli seluruh hak atas foto itu. Microsoft lalu menamainya Bliss.
Banyak orang mengira foto itu hasil olahan perangkat lunak. O’Rear menyatakan fotonya tidak pernah diedit, dan Neowin mencatat foto itu diambil dengan kamera format menengah di atas film Fujifilm Velvia, yang dikenal menghasilkan warna jenuh. Julukan “foto yang paling banyak dilihat dalam sejarah” sering dikaitkan dengan Bliss, tetapi itu spekulasi dari Microsoft dan jurnalis, bukan angka yang terukur.
Mengapa XP sulit dilepas
XP menjadi sistem operasi yang paling banyak dipakai sampai Agustus 2012 menurut Net Applications, ketika Windows 7 melampauinya. Pada Juni 2013 pangsanya masih 37,19%, dan pada Januari 2014 tercatat 29,23%. Angka ini berbeda antarlembaga: Microsoft sendiri mengutip StatCounter yang menempatkan XP di kisaran 21% pada Februari 2014.
Alasan orang bertahan beragam. Penerimaan Windows Vista yang buruk membuat banyak pengguna enggan pindah, penjualan PC baru menurun akibat Resesi Besar, dan perusahaan perlu menguji kompatibilitas aplikasi, terutama yang bergantung pada Internet Explorer 6. Di sektor lain, pada Januari 2014 diperkirakan lebih dari 95% dari 3 juta ATM di dunia masih memakai XP, dan setidaknya 49% komputer di Tiongkok pada awal 2014.
Setelah 8 April 2014: apa yang berhenti
Berakhirnya dukungan tidak berarti XP berhenti menyala. Liputan detikINET saat itu menekankan bahwa PC yang memakai XP masih bisa berjalan setelah 8 April 2014 dan tidak ada paksaan untuk meng-upgrade, tetapi risiko keamanannya akan terus bertambah. Yang berhenti adalah pembaruan keamanan gratis dan dukungan teknis. Dukungan Internet Explorer di XP ikut berakhir.
Microsoft tetap merilis tiga pembaruan darurat setelah tanggal itu: Mei 2014 untuk celah Internet Explorer, Mei 2017 untuk celah yang dipakai ransomware WannaCry, dan Mei 2019 untuk celah di Remote Desktop Services. Varian tertanam Windows Embedded POSReady 2009 didukung sampai April 2019, dan pembaruan keamanan terakhir untuk XP dirilis pada 14 Mei 2019. Ekosistem di sekitarnya perlahan pergi: Chrome menghentikan dukungan XP pada April 2016, dan Steam pada 1 Januari 2019.
| Tanggal | Peristiwa |
|---|---|
| 5 Februari 2001 | Nama Windows XP diumumkan |
| 24 Agustus 2001 | Rampung dan dikirim ke produsen PC (build 2600) |
| 25 Oktober 2001 | Tersedia di ritel |
| 25 Agustus 2004 | Service Pack 2 |
| April–Juni 2008 | Service Pack 3 |
| 14 April 2009 | Dukungan mainstream berakhir |
| 8 April 2014 | Dukungan lanjutan berakhir |
| 14 Mei 2019 | Pembaruan keamanan terakhir |
Yang tersisa dari XP
Umur panjang XP bisa dibaca dari dua sisi. Satu sisi memuji stabilitasnya dan upaya Microsoft menjaganya tetap mutakhir. Sisi lain menyebutnya cermin dari kegagalan penerusnya, Vista. Wikipedia mencatat kedua pembacaan itu. Satu hal yang jelas dari data di atas: umur sebuah sistem operasi tidak hanya ditentukan pembuatnya, tetapi juga oleh seberapa mahal bagi orang lain untuk pindah.
Aaf Afiatna (Aura Pet) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.