Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Satelit Swift NASA Memasuki Atmosfer di Atas Sumatra Utara

3 menit baca
Ukuran teks 100%

Swift resmi berhenti beroperasi pada 20 Oktober. Tanpa sistem penggerak sendiri, orbitnya mulai tidak stabil selama beberapa bulan terakhir hingga satelit itu kembali ke atmosfer.

NASA sempat mencoba memperpanjang masa operasi Swift lewat misi penyelamatan dengan wahana antariksa khusus.

Pada Juli, NASA dan Katalyst, perusahaan rintisan asal Arizona, meluncurkan wahana bernama LINK. Misinya: mendekati Swift, mengait pada satelit itu, lalu membawanya naik ke orbit yang lebih tinggi dan lebih stabil.

LINK mulai berputar tidak terkendali tak lama setelah tiba di luar angkasa. Pada pertengahan Agustus, pengelola misi membatalkan upaya penyelamatan itu, dan NASA membiarkan Swift meneruskan perjalanan kembali ke Bumi.

Aaf Afiatna (Aura Pet) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati dan PT Arsyila Bintang Fortuna. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

Sumber: https://infotekno.net/satelit-swift-nasa-atmosfer-sumatra-utara/

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *