Ia menyebut bahwa industri teknologi tengah memasuki era transformasi baru yang akan membentuk generasi berikutnya. Bond mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian selama lebih dari delapan tahun di perusahaan tersebut, serta keyakinannya terhadap masa depan Xbox.
Keputusan ini tidak disertai pengumuman peran baru secara publik, namun ia menegaskan akan tetap berada di Xbox sebagai penasihat khusus guna memastikan transisi kepemimpinan berjalan lancar.
Perubahan Kepemimpinan di Xbox dan Microsoft Gaming
Kepergian Bond terjadi bersamaan dengan perubahan besar lainnya di jajaran pimpinan Xbox.
Phil Spencer, CEO Xbox dan Microsoft Gaming yang telah lama menjabat, juga pensiun dari perusahaan setelah 38 tahun berkarier. Spencer dikenal sebagai sosok sentral dalam transformasi Xbox menjadi platform lintas perangkat dan layanan berbasis langganan.
Dengan pensiunnya Spencer dan pengunduran diri Bond, kepemimpinan kini beralih ke Asha Sharma, seorang eksekutif senior Microsoft AI yang ditunjuk sebagai CEO baru.
Pandangan Bond terhadap Kepemimpinan Baru
Dalam pernyataannya, Bond menyampaikan dukungannya terhadap Sharma. Ia menekankan pengalaman Sharma di bidang teknologi dan perdagangan, serta rekam jejaknya dalam membangun dan mengembangkan platform berskala global.
Bond menyebut telah menyaksikan langsung komitmen Sharma terhadap pemain, pengembang, dan merek Xbox.
Latar Belakang Pendidikan dan Karier Sarah Bond
Sarah Bond memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman profesional yang luas.
Ia meraih gelar sarjana dari Yale dan gelar MBA dari Harvard Business School. Sebelum bergabung dengan Microsoft, ia pernah bekerja di McKinsey & Company dan T-Mobile, memperkuat kompetensinya di bidang strategi bisnis dan transformasi perusahaan.







