Berita  

SambaNova Raih Pendanaan 350 Juta Dolar dan Gandeng Intel untuk Ekspansi Chip AI Inferensi

SambaNova mengumpulkan 350 juta dolar dalam pendanaan baru yang dipimpin Vista dan bermitra dengan Intel untuk memperluas chip AI inferensi SN50 dan SambaCloud.

SambaNova pendanaan 350 juta dolar dan kemitraan Intel chip AI inferensi resmi diumumkan pada 24 Februari
SambaNova pendanaan 350 juta dolar dan kemitraan Intel chip AI inferensi resmi diumumkan pada 24 Februari

Kondisi inilah yang menjadi peluang bagi SambaNova untuk memperkuat posisinya di pasar.

Peran Intel dalam Kemitraan Strategis Ini

Kemitraan antara SambaNova dan Intel bukan hanya sebatas investasi finansial, tetapi juga mencakup kolaborasi teknologi jangka panjang.

Perjanjian Multi-Tahun

SambaNova dan Intel menandatangani perjanjian multi-tahun untuk menghadirkan solusi inferensi AI yang lebih hemat biaya bagi perusahaan berbasis AI. Kolaborasi ini disebut melengkapi komitmen GPU pusat data Intel yang sudah ada.

Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan berupaya menghadirkan kombinasi solusi perangkat keras dan perangkat lunak yang dapat bersaing dengan dominasi Nvidia di pasar pusat data AI.

Hubungan Kepemimpinan

Menariknya, CEO Intel saat ini, Lip-Bu Tan, juga menjabat sebagai ketua eksekutif SambaNova. Hubungan ini mencerminkan kedekatan strategis antara kedua perusahaan dalam mengembangkan solusi AI generasi berikutnya.

Baca Juga  Claude Hadir di Microsoft Foundry & Microsoft 365 Copilot

Ekspansi Chip AI SN50 dan Platform SambaCloud

Salah satu tujuan utama pendanaan ini adalah memperluas adopsi chip AI SN50, produk terbaru SambaNova yang dirancang untuk kebutuhan inferensi skala besar.

Chip AI SN50

Chip SN50 dikembangkan untuk mendukung aplikasi inferensi dengan efisiensi tinggi. Meskipun detail teknis lengkap tidak dirinci dalam pengumuman, perusahaan menegaskan bahwa produk ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pusat data modern yang menuntut kinerja tinggi dan konsumsi daya optimal.

Peningkatan SambaCloud

Selain perangkat keras, SambaNova juga mengembangkan platform komputasi cloud miliknya, SambaCloud. Platform ini memungkinkan perusahaan mengakses kemampuan AI inferensi tanpa harus membangun infrastruktur sendiri.

Pendanaan baru akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas dan skalabilitas SambaCloud guna memenuhi permintaan pelanggan global.

Baca Juga  Resmi: Google Izinkan Pengguna Ubah Alamat Gmail, Fitur Lama Ditunggu Hadir

SoftBank Jadi Pelanggan Perdana SN50

SoftBank Corp disebut akan menjadi pelanggan pertama yang menerapkan chip SN50 di pusat data AI-nya di Jepang. Langkah ini menunjukkan kepercayaan perusahaan teknologi besar terhadap solusi yang dikembangkan SambaNova.

Implementasi di Jepang ini dipandang sebagai validasi komersial awal bagi SN50 sebelum ekspansi lebih luas ke pasar global.

Latar Belakang: Pembicaraan Akuisisi yang Terhenti

Pendanaan ini juga datang setelah pembicaraan akuisisi antara SambaNova dan Intel tidak mencapai kesepakatan final. Sebelumnya, Intel dilaporkan telah mempertimbangkan untuk mengakuisisi SambaNova dengan valuasi sekitar 1,6 miliar dolar AS, termasuk utang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *