Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Rusia Siapkan Rassvet, Proyek Internet Satelit untuk Menyaingi Dominasi Starlink

4 menit baca
Ukuran teks 100%

Rusia Siapkan Rassvet, Proyek Internet Satelit untuk Menyaingi Dominasi Starlink

Info Tekno > Rassvet menjadi nama yang kini disorot setelah Rusia mengumumkan rencana besar membangun jaringan internet satelit nasional sebagai tandingan layanan Starlink milik SpaceX. Proyek ini diproyeksikan mulai beroperasi pada 2027 dan diposisikan sebagai langkah strategis Moskow untuk menghadirkan konektivitas internet berkecepatan tinggi ke seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil yang selama ini sulit dijangkau jaringan komunikasi terestrial.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Badan Antariksa Rusia, Roscosmos, Dmitry Bakanov. Ia menegaskan bahwa pengembangan internet satelit Rassvet bukan sekadar proyek teknologi, melainkan bagian dari upaya jangka panjang Rusia untuk memperkuat kemandirian infrastruktur digital di tengah dinamika geopolitik global.

Ambisi Rusia Membangun Internet Satelit Mandiri

Fokus pada Wilayah Terpencil dan Konektivitas Nasional

Dalam pernyataannya, Dmitry Bakanov menekankan pentingnya menyediakan akses komunikasi yang merata bagi seluruh wilayah Rusia. Negara dengan bentang geografis sangat luas ini masih memiliki banyak daerah yang belum sepenuhnya terjangkau jaringan fiber optik atau menara seluler. Internet satelit dinilai sebagai solusi paling realistis untuk menjembatani kesenjangan tersebut.

Rassvet dirancang untuk memberikan layanan broadband satelit yang stabil, tidak hanya untuk kawasan terpencil di Rusia, tetapi juga berpotensi digunakan secara global. Menurut Bakanov, proyek ini akan memungkinkan pengguna tetap terhubung di lokasi yang selama ini dianggap “buta sinyal”, termasuk wilayah dengan kondisi geografis ekstrem.

Terminal Satelit Rancangan Dalam Negeri

Pada akhir pekan lalu, Roscosmos juga memperlihatkan prototipe terminal internet satelit buatan Rusia kepada media nasional Channel One. Perangkat tersebut dirancang sebagai alat akses broadband yang dapat digunakan oleh masyarakat umum maupun instansi pemerintah.

Bakanov menyebut produksi massal perangkat keras ini direncanakan dimulai sebelum akhir tahun. Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa proyek Rassvet tidak berhenti di tahap konsep, melainkan telah memasuki fase implementasi yang lebih serius dan terukur.

Rassvet dan Perbandingannya dengan Starlink

Meniru Model Konstelasi Orbit Rendah

Secara teknis, Rassvet akan mengadopsi model konstelasi satelit di orbit rendah Bumi atau low Earth orbit (LEO), pendekatan yang juga digunakan Starlink. Konstelasi awal Rassvet ditargetkan terdiri dari lebih dari 300 satelit yang siap beroperasi penuh pada tahap awal.

Sebagai perbandingan, Starlink saat ini mengoperasikan lebih dari 9.000 satelit di orbit rendah dan telah melayani sekitar 9 juta pengguna di lebih dari 150 negara. Meski skalanya masih jauh lebih kecil, Rusia melihat Rassvet sebagai fondasi awal untuk membangun sistem internet satelit yang kompetitif dan mandiri.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

· · · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Komentar

  1. […] Rassvet menjadi simbol ambisi baru Rusia dalam membangun kemandirian teknologi di tengah dunia yang semakin terhubung oleh internet. Proyek internet satelit ini disiapkan sebagai tandingan Starlink milik SpaceX, yang selama beberapa tahun terakhir mendominasi layanan internet berbasis satelit di berbagai belahan dunia. Di balik rencana teknis dan angka-angka satelit, Rassvet juga menyimpan cerita tentang kebutuhan konektivitas, persaingan global, dan upaya sebuah negara menjaga kendali atas infrastruktur digitalnya. […]

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *