Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

IQ 145 Setara Jenius: Ini Urutan AI Paling Cerdas di Dunia April 2026

2 menit baca
Ukuran teks 100%

Ranking AI Paling Pintar 2026: Grok dan GPT-5.4 Pro Raih IQ 145

INFO TEKNO> Dua model kecerdasan buatan berbagi takhta sebagai AI paling cerdas di dunia berdasarkan pengujian terbaru: Grok-4.20 Expert Mode buatan xAI milik Elon Musk dan OpenAI GPT-5.4 Pro (Vision). Keduanya sama-sama mencetak skor 145 dalam tes yang mengacu pada standar IQ Mensa Norway, melampaui semua model lain yang diuji pada periode yang sama.

Data ini bersumber dari lembaga pemeringkat independen TrackingAI, dipublikasikan dalam laporan AI Week oleh Visual Capitalist per April 2026.

Daftar Lengkap Ranking IQ Model AI (April 2026)

Berikut peringkat seluruh model yang diuji, dari skor tertinggi hingga terendah:

Peringkat Model AI Skor IQ
1 Grok-4.20 Expert Mode 145
2 OpenAI GPT-5.4 Pro (Vision) 145
3 Gemini 3.1 Pro Preview 141
4 OpenAI GPT-5.4 Thinking (Vision) 139
5 OpenAI GPT-5.3 136
6 Grok-4.20 Expert Mode (Vision) 133
7 OpenAI GPT-5.4 Thinking 133
8 Meta Muse Spark 133
9 Gemini 3.1 Pro Preview (Vision) 132
10 Qwen 3.5 130
11 Claude 4.6 Opus 130
12 Kimi K2.5 127
13 Manus 115
14 DeepSeek R1 112
15 DeepSeek V3 111
16 Gemini 3.1 Flash 110
17 Llama 4 Maverick 110
18 GPT-5.3 (Vision) 109
19 Claude 4.6 Sonnet 106
20 Bing Copilot 101
21 Perplexity 97
22 Mistral Medium 3.1 96
23 Claude 4.6 Sonnet (Vision) 94
24 Claude 4.6 Opus (Vision) 82
25 Llama 4 Maverick (Vision) 79
26 GPT-5.4 Pro (non-vision) 73

Metode Pengujian: Tes IQ Mensa Norway

TrackingAI menggunakan standar tes IQ Mensa Norway, salah satu tes penalaran non-verbal paling terpercaya secara global. Tes ini terdiri dari 35 soal teka-teki pola visual — peserta harus mengidentifikasi pola, hubungan logis, dan kelanjutan urutan bentuk atau gambar.

Kemampuan yang diukur mencakup penalaran abstrak, pemecahan masalah, dan pemahaman hubungan antarkonsep — yang dianggap sebagai inti kecerdasan umum.

Cara penyampaian soal dibedakan berdasarkan kemampuan model. Model berbasis Vision menerima soal dalam bentuk gambar asli persis seperti yang dikerjakan manusia. Model non-Vision menerima soal yang sama namun diterjemahkan ke dalam deskripsi teks tertulis.

Visi vs Non-Visi: Kesenjangan Skor yang Mengejutkan

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

· · · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *