Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Ponsel Rentan Disadap Spyware, Ini Langkah Aman Melindungi iPhone dan Android

2 menit baca
Ukuran teks 100%

Ponsel Rentan Disadap Spyware, Ini Langkah Aman Melindungi iPhone dan Android

Info Tekno > Spyware menjadi ancaman serius bagi pengguna ponsel pintar di era digital saat ini, terutama karena kemampuannya bekerja secara diam-diam tanpa disadari pemilik perangkat. Ponsel yang sehari-hari digunakan untuk berkomunikasi, bekerja, hingga mengakses layanan perbankan dan media sosial menyimpan beragam data sensitif bernilai tinggi. Ketika perangkat tersebut berhasil disusupi spyware, privasi pengguna bisa terancam dalam skala besar, mulai dari kebocoran pesan pribadi hingga penyalahgunaan akses ke akun penting.

Ancaman ini tidak hanya menyasar pengguna Android, tetapi juga pemilik iPhone. Meski kedua sistem operasi tersebut secara rutin mendapatkan pembaruan keamanan, celah tetap bisa muncul dan dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab, terutama jika pengguna kurang waspada dalam aktivitas digital sehari-hari.

Mengenal Spyware dan Cara Kerjanya

Spyware sebagai Malware Paling Sulit Terdeteksi

Spyware merupakan salah satu jenis malware yang dirancang untuk memantau aktivitas pengguna secara tersembunyi. Tidak seperti virus biasa yang sering menimbulkan gangguan langsung, spyware justru berupaya tetap “tak terlihat” agar bisa mengumpulkan data selama mungkin. Perangkat lunak ini mampu membaca pesan teks, email, hingga percakapan di aplikasi pesan instan, bahkan merekam suara melalui mikrofon dan memantau aktivitas layar.

Dalam beberapa kasus yang lebih canggih, spyware dapat mengakses kamera ponsel tanpa sepengetahuan pengguna. Hal inilah yang membuat spyware tergolong sangat berbahaya, karena pelaku bisa mendapatkan informasi personal secara real time tanpa meninggalkan jejak yang jelas.

Ancaman Zero-Click Attack yang Perlu Diwaspadai

Salah satu metode penyebaran spyware yang paling mengkhawatirkan adalah zero-click attack. Serangan ini memungkinkan perangkat terinfeksi tanpa perlu pengguna mengklik tautan, membuka file, atau menginstal aplikasi apa pun. Cukup dengan menerima pesan atau panggilan tertentu, celah sistem dapat dimanfaatkan untuk menyusupkan spyware ke dalam ponsel.

Teknik ini biasanya menyasar target bernilai tinggi, seperti jurnalis, aktivis, atau tokoh publik. Namun, bukan berarti pengguna umum sepenuhnya aman. Seiring berkembangnya teknologi, metode serangan semacam ini berpotensi semakin luas.

Tanda-Tanda Awal Ponsel Terinfeksi Spyware

Gejala Teknis yang Perlu Dicermati

Spyware tingkat lanjut memang dirancang agar sulit terdeteksi, tetapi bukan berarti tidak meninggalkan tanda sama sekali. Beberapa gejala awal yang patut diwaspadai antara lain ponsel yang terasa lebih panas dari biasanya, performa yang tiba-tiba melambat, atau baterai yang cepat habis meski penggunaan tergolong

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

· · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *