Pertemuannya kembali dengan Paul Allen, teman lamanya di Lakeside, menjadi titik balik penting. Keduanya mulai mengembangkan bahasa pemrograman BASIC untuk komputer Altair 8800, yang kemudian menarik perhatian industri.
Lahirnya Microsoft dan Awal Kesuksesan
Dari Micro-Soft hingga Microsoft
Setelah melihat peluang besar di industri perangkat lunak, Bill Gates memutuskan keluar dari Harvard demi fokus membangun perusahaan bersama Paul Allen. Nama Micro-Soft—gabungan dari “microcomputer” dan “software”—resmi digunakan pada 1976 sebelum akhirnya disederhanakan menjadi Microsoft.
Langkah besar Microsoft datang ketika perusahaan ini bekerja sama dengan IBM untuk menyediakan sistem operasi komputer pribadi. Microsoft membeli Q-DOS dari Seattle Computer Products, memodifikasinya, dan meluncurkannya sebagai MS-DOS.
MS-DOS dan Jalan Menuju Dominasi Global
Keputusan strategis Bill Gates untuk mempertahankan hak lisensi MS-DOS menjadi kunci kesuksesan Microsoft. Ketika komputer IBM laris di pasaran, sistem operasi Microsoft ikut menjadi standar industri. Produsen komputer lain pun berlomba-lomba mengadopsi MS-DOS.
Dari sinilah Microsoft tumbuh pesat dan akhirnya melahirkan sistem operasi Windows yang mengubah wajah industri teknologi global.
Warisan Bill Gates dan Pelajaran Berharga
Kesuksesan Bill Gates bukanlah hasil instan. Perjalanannya dipenuhi konflik, larangan, kegagalan, dan keputusan besar yang berisiko. Namun, ketekunan, kecintaan pada teknologi, serta keberanian mengambil peluang membuatnya menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia.







