Ketertarikan ini sempat menimbulkan kekhawatiran bagi orang tuanya, hingga Bill Gates pernah dilarang menyentuh komputer selama satu tahun penuh. Namun, larangan tersebut tidak menghentikan rasa ingin tahunya. Ia justru memperdalam pengetahuan dengan membaca buku tentang sains, bisnis, dan biografi tokoh besar dunia.
Masa Kecil Bill Gates: Pembaca Ulung dan Pemikir Kritis
Sejak kecil, Bill Gates dikenal sebagai anak yang sangat gemar membaca. Pada usia sekitar 10 tahun, ia bahkan telah menamatkan World Book Encyclopedia dari jilid awal hingga akhir. Minat bacanya yang luas membuatnya sering bertanya tentang berbagai isu global, ekonomi, hingga fenomena sosial.
Meski kecerdasannya luar biasa, sifatnya yang cenderung menyendiri sempat menimbulkan konflik dengan sang ibu. Namun, kebiasaan membaca dan berpikir kritis inilah yang kemudian menjadi fondasi kuat dalam perjalanan kariernya.
Mengenal Dunia Komputer dan Awal Jiwa Wirausaha
Belajar Programming dan Menjadi Hacker Muda
Di Lakeside School, Bill Gates tidak hanya belajar teori komputer, tetapi juga praktik langsung. Ia dan beberapa teman sering menghabiskan waktu berjam-jam di ruang komputer untuk menulis kode, mempelajari bahasa pemrograman BASIC, hingga memperbaiki bug sistem.
Berkat kemampuannya menemukan kesalahan dalam perangkat lunak sekolah, Bill Gates bahkan diberi kebebasan lebih untuk mengakses komputer. Dari sinilah ia mulai memperoleh penghasilan kecil sebagai “hacker muda”, jauh sebelum istilah startup populer seperti sekarang.
Masuk Harvard, Tapi Hati Tetap di Dunia Komputer
Atas dorongan orang tuanya, Bill Gates berhasil masuk Universitas Harvard pada tahun 1975. Meski sempat mempertimbangkan mengikuti jejak sang ayah di bidang hukum, ketertarikannya pada komputer tidak pernah benar-benar hilang.







