Peluncuran Internet Unlimited Murah PLN (Persero), Cuma 185 Ribu Perbulan.

Internet

Peluncuran Internet Unlimited Murah PLN (Persero), Cuma 185 Ribu Perbulan.

Infotekno.net –┬áSelasa 1 Juni 2021, PLN (Persero) lewat anak usahanya, yaitu PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) meluncurkan layanan fixed broadband internet Iconnet . Layanan berbasis fixed broadband internet ini dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile atau portal iconnet.id. Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini optimistis bahwa layanan baru tersebut dapat bersaing dengan kompetitor lain.

“PLN akan membangun jaringan listrik hingga ke seluruh pelosok negeri yang akan kami ekspansi dengan jaringan internet. Ke depan, tentunya di mana ada listrik, di situ ada ICONNET,” ujar Zulkifli dalam keterangan resminya, Rabu 2 Juni kemaren.

Apa saja sih, keistimewaan produk layanan fixed broadband internet Iconnet ini dibandingkan dengan provider lainnya?

Menurut Yuddy Setyo Wicaksono, Direktur Utama ICON+, memberikan keterangan beberapa keunggulan Iconnet yang tak kalah saing dengan kompetitornya. Salah satu nilai plus yang ditawarkan perusahaan yaitu kemudahan akses dual layanan sentral masa kini, yakni listrik dan internet dalam satu genggaman aplikasi New PLN Mobile.

“Nilai plus yang ditawarkan PLN ke pelanggan Iconnet adalah kemudahan akses dual layanan sentral masa kini, yakni listrik dan internet dalam satu genggaman melalui aplikasi New PLN Mobile,”
Selain itu, menurutnya Iconnet ini juga memiliki sejumlah keunggulan lain dibandingkan provider lainnya, antara lain:

– Affordable (Terjangkau):
Iconnet terjangkau dari sisi harga dan wilayah-wilayah urban.

– Reliable (Dapat diandalkan):
Dengan sinergi PLN grup, maka jaringan internet yang dibangun oleh Iconnet dapat menggunakan hak eksklusif (Right of Way) dengan aset jaringan kelistrikan milik PLN, sehingga tingkat keandalannya lebih terjamin.

– Unlimited:
Menurutnya pelanggan bisa menikmati akses internet sepuasnya tanpa batas.

Menurut catatannya, data user fixed broadband internet di Indonesia pada tahun 2020 meningkat dari 12% menjadi 15%. Hal ini menjadi kesempatan bagi ICONNET untuk ikut berkontribusi menyediakan layanan fixed broadband internet fiber optic. Fixed broadband internet ini bisa dibilang bentuk diversifikasi bisnis PLN. Karena pada awalnya bisnis inti PLN adalah pembangkitan, transmisi, dan distribusi, serta jasa lain terkait kelistrikan.

Selanjutnya, apakah bisnis baru PLN yang digerakkan oleh anak usaha ini akan memberikan kontribusi signifikan untuk induk usaha, ataukah justru akan mengganggu bisnis BUMN lain yang memiliki layanan internet?

Abra Tallatov, peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengemukakan sudah memprediksi, bahwa PLN akan terjun ke bisnis layanan internet. Karena PLN telah memiliki infrastruktur pendukung bisnis internet berupa kabel listrik yang tersebar di seluruh Indonesia. Menurut Abra, “jaringan listrik yang sudah tersebar di seluruh pelosok rumah mengikuti rasio elektrifikasi. Kelebihan atas jaringan infrastruktur ini yang membuat PLN masuk ke bisnis jaringan internet, PLN tak perlu lagi pusing mencari pelanggan untuk bisnis barunya. BUMN daya listrik tersebut langsung memiliki sasaran pasar sendiri.

“PLN kan sudah ada basis data pelanggan, hal ini akan menjadi sumber data penting dalam mempromosikan bisnis ini,” terang Abra.PLN juga bisa dengan mudah memberikan harga murah ke pelanggan. Karena beban biaya PLN untuk terjun ke bisnis internet tidak terlalu besar karena sudah memiliki infrastrukturnya, sehingga tak perlu keluar keringat untuk mengembalikan modal yang sudah dikeluarkan sebelumnya.

Berdasarkan situs resmi iconnet.id, ICONNET menawarkan layanan fixed broadband internet 10 Mbps sebesar Rp185 ribu/bulan, layanan internet 20 Mbps sebesar Rp207 ribu/bulan, layanan internet 50 Mbps sebesar 297 ribu /bulan, dan layanan internet 100 Mbps sebesar 427 ribu/bulan.

Jika dibandingkan dengan tarif yang ditawarkan PT Telkom Indonesia (Persero), yaitu IndiHome, harga ICONNET terbilang lebih murah. Mengutip situs resmi IndiHome, layanan internet 20 Mbps dibanderol sebesar Rp275 ribu /bulan, layanan 30 Mbps sebesar Rp315 ribu/bulan, 40 Mbps sebesar Rp385 ribu/bulan, dan 50 Mbps sebesar Rp445 ribu/bulan.

Perbedaan harga yang cukup besar ini, menurut Abra, secara tak langsung akan menjadi ancaman bagi Telkom Indonesia atau perusahaan internet lain. Tapi dari segi bisnis, harga layanan internet otomatis akan semakin kompetitif atau murah, sehingga konsumen akan diuntungkan. “Jadi kalau dalam jangka menengah ICONNET menyalip bisnis Telkom Indonesia, dalam konteks bisnis tidak apa-apa,” ujar Abra.

Bagaimana Cara Berlangganan?

Untuk mendaftarnya, selain bisa diakses melalui aplikasi New PLN Mobile, Anda juga bisa mendaftar via situs Iconnet, yakni iconnet.id.
Anda bisa memilih paket yang ingin dijadikan berlangganan, lalu klik “Pesan Sekarang” di bagian paket yang Anda pilih.

Paket beragam, mulai dari Iconnet 10 (untuk kecepatan sampai dengan 10 Mbps), Iconnet 20 (20 Mbps), Iconnet 50 (50 Mbps), dan Iconnet 100 (100 Mbps).

Ketika Anda mengklik “Pesan Sekarang”, maka akan muncul tampilan dengan tiga opsi, yakni:
– Pasang Baru, untuk daftar pasang baru.
– Ubah Layanan, untuk mengajukan peningkatan (upgrade)/ penurunan (downgrade) layanan.
– Upgrade Promo, untuk upgrade layanan dari 5 Mbps ke 10 Mbps dengan promo upgrade. Untuk upgrade promo ke 10 Mbps, harga tetap sesuai harga 5 Mbps selama dua bulan setelah upgrade ke 20 Mbps ini.

Dengan mengklik “Pasang Baru”, maka Anda hanya perlu mengisi:
– Alamat email
– Nama
– Nomor ID Pelanggan PLN
– Nomor Handphone
– Nomor KTP
– Coverage Area
– Alamat tempat pemasangan internet
– Titik koordinat
– Pilihan paket Iconnet

Untuk kontak layanan pelanggan bisa menghubungi 150678 atau WhatsApp 081112002123 atau email Iconnet@iconpln.co.id.

Sudah saatnya masyarakat Indonesia merasakan internet murah ya gaes ­čÖé

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *