Nvidia Umumkan Kerja Sama Strategis dengan Groq
Nvidia kembali membuat gebrakan di industri kecerdasan buatan global. Perusahaan semikonduktor raksasa asal Amerika Serikat tersebut secara resmi menyepakati lisensi teknologi chip dari perusahaan rintisan AI, Groq, sekaligus merekrut jajaran eksekutif kunci dari startup tersebut. Informasi ini diumumkan Groq melalui blog resmi perusahaan pada Rabu waktu setempat.
Kesepakatan ini menambah daftar panjang strategi Nvidia dalam memperkuat dominasinya di ekosistem AI, khususnya di segmen inferensi, yaitu proses ketika model AI yang telah dilatih memberikan respons terhadap pengguna secara real time.
Lisensi Non-Eksklusif, Groq Tetap Berdiri Sendiri
Dalam pernyataan resminya, Groq menegaskan bahwa lisensi yang diberikan kepada Nvidia bersifat non-eksklusif. Artinya, Groq secara hukum masih dapat bekerja sama dengan pihak lain. Meski demikian, aspek yang paling disorot adalah perpindahan sumber daya manusia strategis.
Pendiri Groq, Jonathan Ross, yang dikenal sebagai tokoh penting di balik pengembangan chip AI Google, akan bergabung dengan Nvidia. Selain Ross, Presiden Groq Sunny Madra dan sejumlah anggota tim teknik inti juga ikut direkrut.
Groq menyatakan perusahaan tetap beroperasi sebagai entitas independen, dengan Simon Edwards ditunjuk sebagai CEO baru. Layanan cloud Groq juga dipastikan tetap berjalan tanpa perubahan.








Respon (2)