Bezel samping terlihat cukup tipis, meskipun bagian dagu memang sedikit lebih tebal. Namun, hal tersebut masih dapat dimaklumi mengingat posisi Nokia G26 sebagai ponsel entry-level.
Performa Cukup untuk Kebutuhan Sehari-hari
Chipset Unisoc dan Android 14 Go Edition
Untuk urusan performa, Nokia G26 ditenagai chipset Unisoc T606 yang dipadukan dengan RAM 4 GB. Kombinasi ini dinilai memadai untuk menjalankan aktivitas harian seperti berkirim pesan melalui WhatsApp, menonton YouTube, hingga mengakses TikTok dan media sosial lainnya.
Ponsel ini juga dibekali memori internal 64 GB yang masih dapat diperluas hingga 512 GB melalui kartu microSD. Fleksibilitas ini menjadi nilai penting bagi pengguna yang gemar menyimpan foto, video, atau dokumen tanpa harus khawatir kehabisan ruang penyimpanan.
Penggunaan Android 14 Go Edition membuat performa Nokia G26 terasa lebih stabil. Aplikasi berjalan lebih ringan, dan transisi antarmuka terasa cukup responsif untuk kelasnya. Pengalaman ini menunjukkan bahwa optimalisasi perangkat lunak masih menjadi salah satu kekuatan utama Nokia.
Baterai 5000 mAh Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu keunggulan paling menonjol dari Nokia G26 adalah kapasitas baterainya yang mencapai 5000 mAh. Dengan layar beresolusi HD+ dan sistem operasi yang efisien, ponsel ini diklaim mampu bertahan hingga dua hari dalam penggunaan normal.
Bagi pelajar atau pengguna yang sering beraktivitas di luar rumah, daya tahan baterai ini menjadi nilai jual yang sangat relevan. Pengguna tidak perlu terlalu sering mencari colokan listrik untuk mengisi daya.







