Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Mustache Protocol, Game Retro Henry Cavill Buatan AI Google

5 menit baca
Ukuran teks 100%
Daftar isi

Henry Cavill Garap Game Retro Bertema Kumis dengan AI Google

INFO TEKNO> Henry Cavill menggarap video game retro 16-bit bernama Mustache Protocol bersama Google. Ceritanya berangkat dari kumis Superman yang Warner Bros hapus lewat CGI di film Justice League tahun 2017.

Serial video tiga episode dari Google menampilkan proses pembuatannya, dan penayangannya sudah berjalan sejak 4 November 2026. Publik belum bisa memainkan Mustache Protocol, dan Google belum mengumumkan tanggal peluncurannya.

Dari Mission: Impossible – Fallout ke Justice League

Kontroversi kumis ini bermula saat Cavill syuting Mission: Impossible – Fallout. Kumis tebal itu bagian dari tampilan karakter yang ia perankan di sana.

Masalah muncul ketika Cavill harus kembali berakting dalam pengambilan gambar tambahan Justice League. Pengambilan gambar tambahan, reshoot dalam istilah industri film, berlangsung setelah syuting utama selesai. Jadwal dua film itu bertumpuk, dan kumis menjadi titik benturannya.

Superman tidak berkumis, jadi tim produksi harus menghilangkan rambut wajah Cavill. Ia tidak bisa mencukurnya karena Mission: Impossible – Fallout masih membutuhkan kumis itu. Karena itu, pencukuran bukan pilihan bagi tim produksi.

Warner Bros lalu memakai CGI untuk menghapus kumis tersebut secara digital. CGI, singkatan dari computer-generated imagery, adalah teknik membuat atau mengubah gambar dengan komputer.

Hasil penghapusan digital itu tampak kurang alami, lalu berkembang menjadi meme di internet. Wajah Superman terlihat janggal, dan kumis yang hilang itu sempat menjadi bahan olok-olok.

Hampir satu dekade kemudian, Cavill mengolah pengalaman tersebut menjadi dasar cerita Mustache Protocol. Selisih waktunya sembilan tahun, terhitung sejak rilis Justice League pada 2017 hingga proyek game ini pada 2026.

Premis Mustache Protocol dan Gaya Grafis 16-Bit

Di dalam game, pemain harus menggagalkan rencana sekelompok seniman CGI nakal yang ingin menghilangkan semua kumis di dunia. Cerita itu menyindir kontroversi yang pernah menimpa Cavill, pemeran Superman.

Cavill mengucapkan kalimat ini dalam video Google. “Orang bilang, tulislah apa yang kamu ketahui. Dan yang saya tahu adalah kumis dan keadilan,” ujar Cavill.

Kata “keadilan” dalam kutipan itu bisa merujuk ke Justice League, yang dalam bahasa Indonesia berarti Liga Keadilan. Bila benar demikian, kalimat Cavill memuat dua hal sekaligus: kumisnya dan film yang membuat kumis itu jadi bahan olok-olok.

Gaya 16-bit merujuk pada grafis piksel khas konsol game generasi lama. Pilihan tersebut menempatkan kisah tentang CGI dalam wujud piksel, bukan dalam visual film.

Aaf Afiatna (Aura Pet) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati dan PT Arsyila Bintang Fortuna. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

Sumber: https://infotekno.net/mustache-protocol-game-henry-cavill/

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *