Dukungan Perangkat yang Berhasil Berjalan
Beberapa fungsi utama konsol yang dilaporkan tetap bekerja normal meliputi:
- Output HDMI hingga 4K
- Sistem audio
- Seluruh port USB
Hal ini menunjukkan bahwa integrasi Linux dengan perangkat keras PS5 telah mencapai tingkat kompatibilitas tertentu meskipun masih dalam tahap eksperimen.
Keberhasilan ini juga menegaskan bahwa banyak komponen dalam PS5 sebenarnya menggunakan standar perangkat keras modern yang umum ditemukan pada komputer berbasis arsitektur x86.
Spesifikasi Teknis Saat Eksperimen Dilakukan
Dalam konfigurasi yang digunakan Nguyen, beberapa komponen utama PS5 dijalankan dengan frekuensi yang sedikit dibatasi dibandingkan kemampuan maksimal perangkat tersebut.
Kecepatan CPU dan GPU
Berdasarkan pengujian yang dilaporkan, komponen utama sistem berjalan pada kecepatan berikut:
- CPU: sekitar 3,2 GHz
- GPU: sekitar 2,0 GHz
Secara teknis, prosesor PS5 sebenarnya dapat berjalan hingga 3,5 GHz, sementara GPU mampu mencapai frekuensi sekitar 2,23 GHz.
Namun Nguyen memilih untuk menurunkan sedikit frekuensi tersebut demi menjaga stabilitas sistem selama pengujian.
Alasan Pembatasan Kecepatan
Langkah tersebut dilakukan karena perangkat yang digunakan dalam eksperimen adalah PS5 Slim, yang dalam pengujian menunjukkan potensi masalah panas berlebih ketika dijalankan dengan konfigurasi maksimal.
Dengan membatasi frekuensi CPU dan GPU, Nguyen dapat memastikan sistem tetap stabil saat menjalankan Linux serta memainkan game berat seperti GTA V.
Bagaimana Linux Bisa Berjalan di PS5?
Menjalankan sistem operasi alternatif pada konsol modern bukanlah proses yang sederhana. Sistem keamanan yang diterapkan oleh produsen biasanya dirancang untuk mencegah modifikasi semacam ini.
Memanfaatkan Full-Chain Exploit
Menurut penjelasan Nguyen, metode yang digunakan untuk menjalankan Linux di PS5 memerlukan full-chain exploit pada sistem keamanan konsol.
Full-chain exploit merupakan rangkaian eksploitasi keamanan yang memungkinkan seseorang mendapatkan kontrol penuh terhadap sistem operasi perangkat.
Dalam kasus ini, eksploitasi tersebut digunakan untuk mengakses kernel PS5 dan menjalankan kode yang tidak disahkan oleh Sony.
Eksploitasi Byepervisor
Nguyen memanfaatkan metode eksploitasi yang dikenal sebagai “Byepervisor”.
Teknik ini memungkinkan peneliti keamanan untuk:
- Mengambil alih kontrol sistem inti (kernel)
- Menjalankan perangkat lunak tidak resmi
- Memuat sistem operasi alternatif seperti Linux
Metode tersebut menjadi kunci utama yang memungkinkan modifikasi konsol hingga mampu menjalankan aplikasi di luar ekosistem PlayStation.
Mengapa Hanya Firmware Lama yang Bisa Dimodifikasi?
Eksperimen ini tidak dapat dilakukan pada semua konsol PS5 yang beredar di pasaran.
Keterbatasan Versi Firmware
Menurut Nguyen, eksploitasi yang digunakan hanya dapat bekerja pada PS5 dengan firmware versi lama, yaitu sekitar:
- Firmware 1.0 hingga 2.0
Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.