Tragedi di Balik Ambisi Microsoft: Rp114 Triliun untuk Ponsel yang Kini Tinggal Kenangan

Microsoft pernah menghabiskan Rp114 triliun untuk mengembangkan Nokia Lumia dan Windows Phone, namun proyek ambisius itu berakhir tragis. Simak kisah jatuh bangun Microsoft di pasar ponsel dalam laporan berikut.

Tragedi di Balik Ambisi Microsoft: Rp114 Triliun untuk Ponsel yang Kini Tinggal Kenangan
Tragedi di Balik Ambisi Microsoft: Rp114 Triliun untuk Ponsel yang Kini Tinggal Kenangan

Pada akhirnya, proyek Windows Phone dianggap tidak lagi layak diteruskan karena tidak memberikan keuntungan strategis bagi ekosistem Microsoft.

Surface Duo: Upaya Kebangkitan yang Tak Berhasil

Meski gagal dengan Lumia, Microsoft tidak sepenuhnya menyerah di pasar perangkat mobile. Pada 2019, perusahaan memperkenalkan Surface Duo, ponsel Android dengan dua layar sentuh yang dapat dilipat. Perangkat ini dirilis resmi pada September 2020 dan menjadi bagian dari keluarga Microsoft Surface.

Sayangnya, inovasi tersebut juga tidak berhasil menembus pasar. Kritik terhadap harga tinggi, kompatibilitas aplikasi yang terbatas, dan pengalaman pengguna yang kurang optimal membuat penjualan Surface Duo jauh di bawah harapan. Hingga akhirnya, Microsoft menghentikan produksinya pada 2023, hanya dua tahun setelah peluncuran Surface Duo 2.

Baca Juga  Evolusi Jaringan: Dari ARPANET, Dial-Up, Hingga Kecepatan 5G

Penutup: Pelajaran dari Kegagalan Besar Microsoft di Dunia Ponsel

Kegagalan Microsoft di pasar ponsel menjadi salah satu contoh paling menarik dalam sejarah industri teknologi. Perusahaan dengan sumber daya besar dan pengalaman panjang pun bisa tersandung karena strategi yang tidak tepat dan kurangnya adaptasi terhadap tren pasar.

Meskipun kerugian mencapai triliunan rupiah, banyak pengguna tetap mengenang Nokia Lumia sebagai ponsel yang berbeda dan berkarakter. Dengan desain khas dan integrasi Windows yang kuat, Lumia tetap memiliki tempat tersendiri di hati para penggemar teknologi.

Responses (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *