Keunggulan Lumia terletak pada integrasi sempurna dengan produk Microsoft lainnya seperti Word, Excel, PowerPoint, dan OneDrive. Dengan tampilan antarmuka khas berbentuk live tiles, Lumia sempat menjadi pilihan menarik bagi pengguna profesional yang menginginkan produktivitas tinggi dalam genggaman.
Sayangnya, keunggulan tersebut tidak cukup kuat menghadapi gempuran inovasi dari Apple (iOS) dan Google (Android). Keterbatasan aplikasi di Windows Store serta pembaruan yang lambat membuat pengguna beralih ke platform lain yang lebih dinamis.
Lumia: Antara Potensi Besar dan Eksekusi yang Tertinggal
Meskipun sempat mendapat sambutan positif di awal peluncuran, performa seri Lumia terus menurun. Hanya sembilan model Lumia yang berhasil dirilis sebelum lini tersebut resmi dihentikan pada 2016. Banyak pengguna mengeluhkan masalah seperti performa lambat, lag, dan sistem yang sering freeze.
Persaingan yang ketat dengan iPhone dan berbagai merek Android membuat Microsoft kesulitan mempertahankan pangsa pasar. Saat Satya Nadella menggantikan Steve Ballmer sebagai CEO pada 2014, kondisi penjualan sudah terlalu menurun untuk diselamatkan.








Responses (2)