Berita  

Ancaman Siber Menguat: Microsoft 365 Jadi Target Utama Hacker di Malaysia pada 2025

Microsoft 365 jadi target utama hacker di Malaysia dengan 32 persen insiden keamanan. Sektor pendidikan paling rentan terhadap serangan siber 2025.

Microsoft 365 jadi incaran utama hacker di Malaysia berdasarkan laporan terbaru mengenai ancaman siber tahun 2025 yang menunjukkan tren mengkhawatirkan bagi berbagai organisasi di negara tersebut.
Microsoft 365 jadi incaran utama hacker di Malaysia berdasarkan laporan terbaru mengenai ancaman siber tahun 2025 yang menunjukkan tren mengkhawatirkan bagi berbagai organisasi di negara tersebut.

Metode ini memungkinkan hacker untuk mendapatkan akses tanpa harus meretas sistem secara langsung, sehingga lebih sulit dideteksi.

Akses ke Sistem Identitas Digital

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa akses ke sistem identitas seperti Azure AD memberikan jalan bagi penyusup untuk menguasai komunikasi internal, penyimpanan file, hingga aplikasi bisnis penting lainnya.

Dengan menguasai sistem identitas, pelaku dapat bergerak bebas dalam jaringan organisasi tanpa menimbulkan kecurigaan.

Siapa yang Paling Rentan Terkena Serangan?

Sektor Pendidikan Jadi Target Utama

Analisis yang mencakup lebih dari 10 industri di Malaysia ini mengidentifikasi sektor pendidikan sebagai salah satu yang paling rentan.

Sektor Pendidikan: Menjadi target karena memiliki basis pengguna yang sangat besar namun sering kali terkendala anggaran keamanan IT yang ketat.

Baca Juga  Modder Ubah PS5 Jadi PC: Linux Berhasil Dijalankan dan GTA V Bisa Dimainkan

Kondisi ini membuat institusi pendidikan lebih mudah menjadi sasaran karena keterbatasan sumber daya dalam mengelola keamanan digital.

Sektor Logistik dan Konglomerat Besar

Selain pendidikan, sektor logistik juga menjadi incaran utama. Posisi Malaysia sebagai pusat perdagangan regional menjadikan sektor ini strategis bagi penjahat siber.

Sektor lainnya adalah konglomerat besar, di mana hacker terus berupaya menyusup melalui jaringan anak perusahaan yang luas.

Kerumitan struktur organisasi besar sering kali menciptakan celah keamanan yang sulit diawasi secara menyeluruh.

Di Mana Ancaman Lain Berasal? Peran Dark Web

Peredaran Data Sensitif Secara Ilegal

Selain serangan langsung, tim intelijen Simply Data mendeteksi adanya 33,2 juta indikator kompromi berbahaya di Dark Web yang berkaitan dengan entitas di Malaysia.

Baca Juga  Kebebasan Internet Global Tergerus, Asia Jadi Episentrum Pembatasan Digital

Data yang diperjualbelikan meliputi:

  • Kredensial perusahaan
  • Akses VPN
  • Dokumen sensitif

Peredaran data ini menunjukkan bahwa ancaman tidak hanya berasal dari serangan langsung, tetapi juga dari kebocoran informasi yang sudah terjadi sebelumnya.

Peringatan dari Ahli Keamanan Siber

Kepala Intelijen Ancaman Simply Data memperingatkan bahwa organisasi yang tidak memantau aktivitas di Dark Web berisiko besar karena data mereka mungkin sudah beredar bebas di forum kriminal siber tanpa mereka sadari.

Kapan Ancaman Ini Terjadi dan Bagaimana Tren ke Depan?

Situasi Sepanjang Tahun 2025

Laporan ini mencakup data sepanjang tahun 2025, dengan total lebih dari 12,4 juta peringatan keamanan yang terdeteksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *