Apple perlu memastikan MacBook murah ini benar-benar memberikan nilai tambah yang jelas dibanding Chromebook.
Analisis Industri: Apakah Ini Langkah Tepat?
Sejumlah analis menilai langkah Apple masuk ke segmen laptop entry-level sebagai strategi logis di tengah perlambatan pasar PC global.
Beberapa faktor pendukung:
- Pasar laptop pendidikan tetap stabil
- Apple ingin memperluas basis pengguna macOS
- Integrasi AI masa depan bisa menjadi pembeda
Namun, ada risiko:
- Kanibalisasi MacBook Air
- Margin keuntungan lebih tipis
- Ekspektasi pengguna terhadap kualitas Apple
Keputusan menggunakan chip iPhone juga menjadi eksperimen menarik. Jika performanya memadai untuk kebutuhan mayoritas pengguna, strategi ini bisa menjadi model baru dalam diferensiasi produk Apple.
Kesimpulan: Siapkah Chromebook Menghadapi MacBook Murah?
MacBook murah dengan chip iPhone berpotensi menjadi langkah paling agresif Apple dalam satu dekade terakhir di pasar laptop. Dengan harga lebih rendah, layar 13 inci, dan prosesor A18 Pro, perangkat ini dirancang sebagai pintu masuk baru ke dunia Mac.
Namun keberhasilannya akan sangat bergantung pada tiga faktor utama:
- Harga final di pasar
- Kompromi spesifikasi yang diterapkan
- Respons sektor pendidikan
Jika Apple mampu menyeimbangkan performa, daya tahan baterai, dan harga kompetitif, MacBook murah 2026 bisa mengubah peta persaingan laptop entry-level.
Sebaliknya, jika harga terlalu tinggi atau fitur terlalu dipangkas, Chromebook dan laptop Windows murah kemungkinan tetap mempertahankan dominasinya.
Peluncuran yang diperkirakan berlangsung pada semester pertama 2026 akan menjadi momen krusial untuk melihat apakah Apple benar-benar siap turun gunung di segmen laptop terjangkau.







