Harga ini menempatkannya langsung berhadapan dengan:
- Laptop Windows entry-level
- Chromebook untuk sektor pendidikan
- Notebook kelas pelajar
Sebagai perbandingan, Chromebook pendidikan sering dipasarkan di bawah USD 500, bahkan lebih murah untuk pembelian massal sekolah.
Karena itu, meskipun harga USD 699 tergolong “murah” untuk standar Apple, masih menjadi pertanyaan apakah angka tersebut cukup kompetitif di pasar pendidikan yang sangat sensitif terhadap harga.
Target Pasar: Pendidikan dan Konsumen Pemula
Apple Incar Dominasi Chromebook
Selama bertahun-tahun, Chromebook mendominasi sektor pendidikan di Amerika Serikat dan sejumlah negara lain. Keunggulannya terletak pada:
- Harga sangat terjangkau
- Sistem operasi ringan
- Integrasi Google Workspace
- Manajemen perangkat mudah untuk sekolah
Apple tampaknya ingin mengambil sebagian pangsa tersebut dengan menawarkan alternatif Mac yang lebih terjangkau.
Jika berhasil, MacBook murah ini bisa:
- Menjadi pintu masuk ekosistem macOS
- Mendorong adopsi layanan Apple seperti iCloud dan Apple One
- Mengikat pengguna muda sejak dini
Strategi ini serupa dengan pendekatan Apple pada iPhone SE di segmen smartphone.
Potensi Kompromi untuk Menekan Harga
Pengurangan Fitur dan Spesifikasi
Untuk mencapai harga lebih rendah, sejumlah analis memprediksi Apple akan melakukan beberapa kompromi, antara lain:
- Jumlah port USB-C lebih sedikit
- RAM standar 8GB tanpa opsi besar
- Layar dengan kualitas di bawah MacBook Air
- Material bodi lebih sederhana
Langkah tersebut dinilai realistis dalam strategi diferensiasi produk, agar MacBook murah tidak “memakan” penjualan MacBook Air.
Namun, Apple harus berhati-hati. Jika pengurangan fitur terlalu signifikan, konsumen bisa merasa perangkat tersebut kurang menarik dibanding laptop Windows dengan spesifikasi lebih tinggi di harga sama.
Seberapa Serius Apple dengan Proyek Ini?
Proyeksi Pengiriman Jutaan Unit
Data dari rantai pasok menunjukkan pesanan awal MacBook murah 2026 diperkirakan mencapai 5 hingga 8 juta unit. Angka ini cukup besar untuk kategori Mac baru dan mengindikasikan keseriusan Apple.
Sebagai konteks, lini Mac secara keseluruhan biasanya mengirim puluhan juta unit per tahun. Model baru dengan proyeksi jutaan unit berarti Apple menargetkan volume tinggi.
Hal ini memperkuat dugaan bahwa Apple ingin bermain di pasar mass market, bukan sekadar meluncurkan produk eksperimental.
Tantangan di Pasar Entry-Level
Harga Masih Jadi Faktor Penentu
Meskipun Apple memiliki brand kuat, pasar laptop murah memiliki karakteristik berbeda:
- Konsumen lebih fokus harga daripada ekosistem
- Spesifikasi hardware sering jadi pertimbangan utama
- Banyak pilihan dari vendor Windows
Selain itu, sekolah sering membeli perangkat dalam jumlah besar dengan anggaran ketat. Selisih harga USD 100–200 bisa menentukan keputusan pembelian.







