Integrasi sistem terdesentralisasi ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada model terpusat yang selama ini mendominasi industri layanan internet berbasis satelit.
Fokus Perluasan Akses Internet Berbasis Satelit Orbit Rendah
Kerja sama WLFI dan Spacecoin secara khusus menargetkan perluasan akses internet melalui satelit orbit rendah (low Earth orbit/LEO). Model ini dipilih karena dinilai lebih efisien dalam menjangkau wilayah terpencil dibandingkan infrastruktur kabel atau menara konvensional.
Dengan memadukan teknologi satelit dan blockchain, jaringan yang dibangun diharapkan dapat beroperasi secara lebih fleksibel. Pendekatan ini juga membuka peluang bagi partisipasi komunitas lokal dalam pengelolaan dan pemeliharaan jaringan.
Spacecoin dan Pendekatan DePIN
Spacecoin dikenal sebagai proyek Decentralized Physical Infrastructure Network (DePIN), sebuah konsep yang menggabungkan pembangunan infrastruktur fisik dengan pengelolaan terdesentralisasi berbasis blockchain. Model DePIN bertujuan menciptakan alternatif dari sistem infrastruktur terpusat yang kerap memiliki biaya tinggi dan keterbatasan jangkauan.
Biaya Rendah Jadi Pembeda Utama
Salah satu klaim utama Spacecoin adalah kemampuan menawarkan layanan internet dengan biaya yang jauh lebih terjangkau. Proyek ini menargetkan tarif sekitar 1 hingga 2 dolar AS per bulan, khususnya untuk wilayah yang selama ini kesulitan mengakses layanan internet dengan harga wajar.
Pendekatan biaya rendah ini menjadi pembeda signifikan dibandingkan layanan internet satelit konvensional, yang umumnya dibanderol dengan harga jauh lebih mahal dan tidak terjangkau bagi sebagian besar masyarakat di wilayah berkembang.
Tahapan Pengembangan dan Uji Coba Satelit
Dalam pengembangannya, Spacecoin telah mencatatkan sejumlah pencapaian awal. Proyek ini berhasil meluncurkan satelit pertamanya, CTC-0, pada Desember 2024 sebagai tahap awal pengujian teknologi dan sistem operasional.







