Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Harga RTX 5090 Melonjak Tajam, Dampak Booming AI Kian Menekan Industri PC Gaming

4 menit baca
Ukuran teks 100%

AMD Radeon RX 9070 XT Juga Mengalami Nasib Serupa

Kenaikan harga bukan hanya terjadi pada produk Nvidia. GPU AMD Radeon RX 9070 XT telah mengalami lonjakan harga bahkan sebelum krisis RAM saat ini semakin parah.

Sebagai contoh, XFX Mercury Radeon RX 9070 XT OC Edition yang semula dibanderol sekitar USD 599, kini dijual dengan harga USD 849,99 di pengecer yang sama. Tren ini memperkuat indikasi bahwa masalah harga bukan berasal dari satu produsen saja, melainkan dari kondisi pasar secara keseluruhan.

Siapa yang Paling Bertanggung Jawab atas Kenaikan Harga Ini?

Nvidia Bukan Tanpa Kesalahan, Namun AI Lebih Dominan

Meski Nvidia memiliki peran besar dalam ekosistem AI global, menyalahkan satu perusahaan saja tidak sepenuhnya adil. Dorongan untuk mengembangkan dan mengadopsi AI datang dari berbagai sektor industri, mulai dari teknologi, finansial, hingga pemerintahan.

Permintaan besar-besaran terhadap RAM, VRAM, dan komponen pendukung lainnya menjadi konsekuensi yang tidak terhindarkan. Dampaknya, konsumen rumahan dan gamer PC harus bersaing dengan pusat data raksasa dalam mendapatkan komponen penting.

Ancaman Nyata bagi Masa Depan PC Gaming Rakitan

RAM DDR4 dan DDR5 merupakan komponen fundamental dalam perakitan PC. Tanpa RAM, sebuah PC praktis tidak dapat berfungsi. Ketika harga RAM terus meningkat akibat kebutuhan AI, biaya membangun PC gaming menjadi semakin tidak masuk akal bagi sebagian besar pengguna.

Jika tren ini berlanjut hingga 2026 dan seterusnya, impian membangun PC gaming rakitan sendiri berpotensi menjadi kemewahan yang hanya dapat dinikmati oleh segelintir orang. Gamer pemula dan pengguna dengan anggaran terbatas akan menjadi pihak yang paling dirugikan.

Kesimpulan: Waktu Tidak Berpihak pada Gamer PC

Ketergantungan industri global terhadap AI semakin sulit dibendung. Selama permintaan pusat data terus meningkat, harga perangkat keras PC—baik GPU, RAM, maupun komponen lainnya—kemungkinan besar akan terus naik.

Bagi mereka yang berencana membangun PC gaming pertama, kondisi saat ini bisa menjadi peringatan serius. Menunda terlalu lama mungkin berarti harus membayar jauh lebih mahal di masa depan. Untuk saat ini, satu hal menjadi semakin jelas: booming AI telah mengubah lanskap PC gaming secara fundamental, dan dampaknya baru saja dimulai.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

· · · · · · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *