Daftar isi
Uji Ketahanan iPhone Duo: Engsel Kemasukan Pasir, Layar Dalam Rusak
INFO TEKNO> Zack Nelson dari kanal YouTube JerryRigEverything menguji iPhone Duo, ponsel lipat perdana Apple, dan mendapati perangkat itu gagal lolos uji ketahanan ekstrem. Hasilnya menyoroti titik lemah pada engsel titanium dan layar fleksibel bagian dalam.
Kabar hasil pengujian itu beredar pada Sabtu, 24 Oktober 2026, waktu setempat. Pengujian tersebut mencakup paparan kotoran, tekukan berlawanan arah, dan goresan pada kedua layar.
Pada uji partikel kotoran, iPhone Duo terkubur di dalam pasir, debu, dan tanah. Butiran kotoran menyusup ke engsel dari berbagai celah.
Akibatnya, ponsel tidak bisa menutup rapat secara sempurna. Magnet internal perangkat tidak cukup kuat mengatasi butiran pasir yang tersangkut di area engsel.
Hasil itu muncul meski Apple menyematkan sertifikasi IP68 pada iPhone Duo. Sertifikasi tersebut menandai ketahanan terhadap air dan debu.
Pada kode IP68, angka 6 berarti perlindungan penuh dari debu, sedangkan angka 8 berarti ketahanan terhadap rendaman air.
Engsel adalah sambungan yang membuat bodi ponsel bisa menutup dan membuka. Pada iPhone Duo, mekanisme engsel tersebut berbahan titanium.
Pada uji tekuk atau bend test, Nelson menekuk iPhone Duo ke arah sebaliknya dari lipatan normal. Rangka titanium terbukti kokoh dan tidak patah saat ponsel melengkung ke belakang.
Namun, tekanan ekstrem itu merusak permanen panel AMOLED di layar bagian dalam. AMOLED adalah jenis panel layar yang setiap pikselnya menyala sendiri.
Pada ponsel lipat, panel layar dalam terletak di sisi dalam bodi dan terlihat saat perangkat dibuka. Di bagian inilah kerusakan permanen pada iPhone Duo terjadi.
Kerusakan ditandai garis hijau vertikal yang makin banyak. Pada akhirnya, panel sentuh berhenti merespons sepenuhnya.
Taksiran biaya mengganti layar fleksibel bagian dalam itu mencapai US$1.000, atau sekitar Rp15,7 juta.
Pada uji gores, layar luar iPhone Duo yang berbahan Ceramic Shield 2 terbukti sangat tahan terhadap goresan benda tajam. Ceramic Shield adalah kaca pelindung layar buatan Apple.
Menurut hasil pengujian, lapisan nano-texture pada layar fleksibel bagian dalam cukup baik menyamarkan goresan visual. Namun, permukaan layar itu masih mudah rusak bila terkena tekanan fisik yang tajam.
Menurut Nelson, kebanyakan ponsel lipat mutakhir yang pernah ia uji lolos rangkaian tes semacam itu. iPhone Duo justru memperlihatkan kerentanan umum yang kerap muncul pada ponsel lipat generasi perdana.
Aaf Afiatna (Aura Pet) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.
Sumber: https://infotekno.net/iphone-duo-uji-ketahanan-engsel-layar-dalam/