Selain itu, perangkat ini sudah mendukung:
- Wi-Fi 7
- Bluetooth 6.0
- 5G Sub-6GHz
Kombinasi ini memastikan iPhone 17e tetap relevan dalam beberapa tahun ke depan, terutama di pasar dengan infrastruktur jaringan modern.
Layar 60Hz Jadi Titik Lemah?
Refresh Rate Tertinggal dari Android
Meski unggul di dapur pacu, iPhone 17e tetap menggunakan layar 60Hz. Di kelas harga yang sama, banyak ponsel Android sudah mengadopsi 90Hz hingga 120Hz.
Dampaknya:
- Animasi terasa kurang mulus
- Scroll media sosial kurang fluid
- Respons sentuhan sedikit tertinggal dibanding layar 120Hz
Bagi pengguna yang terbiasa dengan refresh rate tinggi, ini bisa menjadi kompromi signifikan.
Desain Masih Gunakan Notch
Apple mempertahankan desain notch tradisional dan tidak menggunakan Dynamic Island. Meski bezel sedikit lebih tipis, tampilan keseluruhan dianggap konservatif dibanding tren desain smartphone 2026.
Kamera 48MP Tunggal: Minimalis Tapi Terbatas
Kamera Belakang 48MP
iPhone 17e hanya memiliki satu kamera belakang 48MP. Berkat optimasi software Apple, hasil foto tetap tajam dengan dynamic range baik.
Namun, absennya kamera ultra-wide membuat pengguna kehilangan opsi:
- Foto lanskap luas
- Foto arsitektur
- Foto grup jarak dekat
Ini menjadi salah satu kompromi terbesar.
Kamera Depan 18MP dengan Center Stage
Kamera depan 18MP kini mendukung Center Stage, fitur yang otomatis menyesuaikan framing saat video call. Fitur ini relevan untuk kebutuhan kerja hybrid dan meeting virtual.
Kelebihan dan Kekurangan iPhone 17e
Kelebihan:
- Chip A19 terbaru
- Dukungan Apple Intelligence 2.0
- MagSafe 25W
- Wi-Fi 7 dan 5G efisien
- Kamera depan Center Stage
Kekurangan:
- Layar 60Hz
- Desain notch lama
- Kamera belakang tunggal
- Pengisian kabel relatif standar
Analisis Pasar: Strategi Apple di Segmen Mid-Tier
Apple tampaknya mengambil pendekatan berbeda dari kompetitor Android. Alih-alih mengejar spesifikasi visual, perusahaan fokus pada:
- Performa jangka panjang
- Optimalisasi software
- Ekosistem
- Integrasi AI
Strategi ini berisiko, namun juga unik. Jika pasar mulai memprioritaskan AI dan efisiensi dibanding refresh rate tinggi, iPhone 17e bisa menjadi pionir.
Kesimpulan: Raja Mid-Range atau Kompromi Berbalut Performa?
iPhone 17e menawarkan kombinasi menarik antara performa flagship dan harga lebih terjangkau. Chip A19 dan Apple Intelligence 2.0 menjadi nilai jual utama yang sulit disaingi di kelasnya.
Namun, layar 60Hz dan kamera tunggal bisa menjadi faktor penentu bagi konsumen yang lebih mengutamakan pengalaman visual dan fotografi.







