Daftar isi
Tombol itu menampilkan percakapan grup yang belum terbaca dan memuat mention maupun balasan langsung. Mention adalah penyebutan nama pengguna dalam pesan grup, dan pesan @all, yang menyapa seluruh anggota, ikut tersaring.
Pengguna bisa langsung melihat percakapan yang membutuhkan perhatian tanpa membuka setiap grup satu per satu.
Keempat fitur menjawab tiga kebutuhan berbeda. Pin permanen dan filter sebutan membantu menemukan informasi, berbagi riwayat membantu anggota baru, dan Group Status membatasi audiens pembaruan.
Pengguna yang aktif di banyak grup berpotensi lebih jarang melewatkan informasi penting berkat kombinasi tersebut. Manfaatnya baru terasa setelah pembaruan sampai ke perangkat masing-masing.
Rangkaian pembaruan itu memperlihatkan arah WhatsApp yang makin menaruh perhatian pada cara pengguna mengelola grup.
Beberapa fitur lain muncul di versi beta, termasuk tab Contacts baru. Sebelumnya, WhatsApp menguji Restricted Chat, fitur yang mengunci ekspor, serta integrasi Meta AI di versi beta.
Guest Calling menjadi contoh lain penambahan fungsi. Fitur ini memungkinkan panggilan tanpa akun.
Satu fitur lain masih tahap uji coba, yaitu pesan terjadwal. WhatsApp memperluas pengujiannya untuk pengguna iOS lewat TestFlight, pada versi beta 26.42.10.19.
TestFlight adalah layanan Apple bagi pengembang untuk menguji aplikasi versi beta sebelum rilis publik. Versi beta merupakan versi awal yang masih dalam tahap uji coba.
Dengan menekan dan menahan tombol kirim, pengguna bisa menjadwalkan pesan teks, foto, atau video untuk terkirim hingga dua pekan kemudian.
Enkripsi end-to-end tetap melindungi pesan terjadwal. Pengguna dapat melihat dan menghapusnya sebelum waktu kirim tiba, tanpa memberi notifikasi kepada penerima.
Pesan itu hanya terkirim kepada anggota yang sudah ada di grup saat pengguna membuat jadwal. Anggota yang bergabung sesudahnya tidak termasuk penerima.
Pengujian serupa untuk pengguna Android sudah berjalan sejak awal Oktober 2026. Belum ada jadwal peluncuran resmi untuk versi stabilnya.
FAQ
Q: Berapa lama pesan yang disematkan di grup WhatsApp kini bisa bertahan?
A: Pesan sematan di grup WhatsApp kini bisa bertahan tanpa batas waktu. Sebelumnya, pengguna hanya bisa memilih durasi 24 jam, 7 hari, atau 30 hari. Dengan pembaruan ini, pengumuman, tautan, dan instruksi grup tetap terlihat selama masih dibutuhkan anggota, tanpa perlu disematkan ulang.
Q: Bagaimana admin membagikan riwayat pesan grup kepada anggota baru?
A: Admin dapat membagikan pesan lama kapan saja dengan mengetuk nama anggota yang bersangkutan di dalam obrolan grup. Sebelumnya, opsi berbagi riwayat hanya muncul sekali, saat anggota baru pertama kali masuk. Riwayat yang dibagikan tetap dilindungi enkripsi end-to-end seperti obrolan pribadi.
Aaf Afiatna (Aura Pet) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati dan PT Arsyila Bintang Fortuna. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.
Sumber: https://infotekno.net/fitur-baru-whatsapp-grup-pin-pesan/